IZINKAN KUASA ROH KUDUS BERKARYA DALAM HIDUP KITA
01 September 2020
Selasa, 1 September 2020
1 Korintus 2:10b-16
“Semua orang takjub, lalu berkata… : ‘Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar.’ " ---- Lukas 4:36
DALAM BACAAN hari ini, kita diperlihatkan pada bukti kuasa dari Yesus. Perkataan dan pengajaran Yesus penuh kuasa sehingga orang-orang Kapernaum takjub terhadap-Nya.
Ternyata bukan hanya manusia, roh jahat pun mengakui kuasa Yesus. Roh jahat melihat Yesus - bukan hanya sebagai orang Nazaret-, melainkan “Yang Kudus dari Allah”. Dia tahu siapa Yesus, dan sadar, kuasa Yesus akan menghancurkannya. Ia pun berkata, "Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau hendak membinasakan kami?" (Lukas 4:31-34). Yesus memerintahkan roh itu untuk diam dan keluar dari orang itu. Ia pun menuruti perintah Yesus (Luk 4: 35-36).
Kita lihat Yesus lebih berkuasa dari roh jahat yang menindas kita sebagai umat Allah. Kuasa-Nya melampaui kuasa roh jahat yang menyakiti manusia; kuasa-Nya mematahkan setiap belenggu dan memerdekaan kita manusia. Dia datang untuk membebaskan orang-orang yang tertawan dan menderita.
Kuasa Yesus melebihi hal apa pun yang menawan kita termasuk melepaskan kita dari keterikatan kita pada ‘kedagingan’ kita seperti gaya hidup berhura-hura, konsumerisme; dari sikap benci, dendam dan marah yang tak terkendali, dari kuasa iblis, yang mencengkeram dan membelenggu hidup kita.
Kita bersyukur karena kita tak ragu akan kuasa Tuhan Yesus, yang sanggup membebaskan kita dari kuasa si jahat dan memulihkan keadaan kita. Mari datang kepada-Nya, mohon berkat kuasa-Nya, memikmati kemerdekaan sejati di dalam Dia. (JRS)
DOA: Ya Tuhan Yesus, kami mohon agar berkat pertolongan Roh Kudus-Mu, kuasa Ilahi membawa kami kepada kemenangan dalam peperangan rohani. Amin.
JANJI: “Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.” ---- 1 Korintus 2:12
PUJIAN: Santo Pedro Armengol (1238-1304) awalnya hidup jauh dari Tuhan menjadi ‘perampok’ ulung. Oleh karena kuasa Roh Kudus, ia bertobat dan masuk biara. Saat ia akan dihukum mati secara ajaib dia terlepas dari maut.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ