JADILAH TERANG

19 September 2022

Senin, 19 September 2022

Ams 3:27-34

Mzm 15:2-3ab,3cd-4ab,5

Luk 8:16-18

 

Tidak Ada Orang Yang Menyalakan Pelita Lalu Menutupinya Dengan Tempanyan atau Menempatkannya dibawah Tempat Tidur Tetapi Dia Menempatkannya Diatas Kaki Dia Supaya semua Orang Yang Masuk ke Dalam Rumah Dapat Melihat Cahayanya.

(Luk 8:16)


       Nyala bola lampu 1000 watt tidak ada gunanya di siang bolong, tetapi secercah cahaya dari lilin kecil akan begitu berguna di tengah malam kelam. Di tengah kegelapan, setiap  orang membutuhkan seberkas cahaya yang dapat meneranginya.

         Karena itu, dapatlah dimengerti dengan mudah kata-kata bijak Yesus dalam Injil hari ini, bahwa orang akan menyalakan pelita dan menaruhnya di atas kaki dia agar cahayanya menyebar dan dapat dinikmati oleh banyak orang sehingga keberadaan pelita itu terasakan manfaatnya. Ketika Yesus mengajarkan para murid-Nya bahwa mereka adalah terang dunia, Yesus menghendaki agar keberadaan mereka menjadi sesuatu yang berarti dan bermakna bagi dunia. Dengan kata dan perbuataan mereka, dunia akan diterangi sehingga tidak berjalan dalam kegelapan yang mencelakakan.

         Misi kita adalah menyelamatkan dunia dengan menjadi terang yang dapat dirasakan dan dialami oleh sebanyak mungkin orang, terutama mereka yang berjalan dalam kegelapan. Kapan kita menjadi terang bagi dunia ? Nasihat bijak penulis Amsal bisa menjadi pedoman: “Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: ‘Pergilah dan kembalilah,besok akan kuberi,’ sedangkan yang dimintaada padamu” (Ams 3:28). Kalau kita ingin menjadi terang, menjadi berkat bagi orang lain, jangan tunggu besok, tetapi buatlah sekarang apa yang dapat dilakukan sekarang.

           Kita hendaknya sadar bahwa Roh Kristus yang ada dalam diri kita senantiasa memancarkan sinar melalui kita. Maka, dimana pun kita berada, kita menjadi cahaya Kristus yang menerangi jalan hidup sesama kita. (SW)

 

DOA           : Ya Tuhan, peliharalah api Roh-Mu di dalam hati kami sehingga menjadi sumber cahaya yang menyelamatkan bagiku dan bagi sesama di sekitar kami.

JANJI        :Aku bersuka cita ketika orang berkata kepadaku, mari kita pergi ke rumah Tuhan, sekarang kami berdiri di gerbangmu hai nyerusalem.(Mzm 122:1).

PUJIAN     : Ada pepatah China yang berbunyi “Lebih baik menyalakan lilin dari pada mengukut kegelapan”.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.