JALAN KEBENARAN DAN HIDUP
08 May 2020
Jumat, 8 Mei 2020
Kisah Para Rasul 13:26-33
Mazmur 2:6-7, 8-9, 10-11
Yohanes 14:1-6
“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui aku.” - Yohanes 14:6
SEORANG IBU begitu khawatir memikirkan anak-anaknya. “Bagaimana nanti hidup mereka kalau aku sudah tidak ada, apakah mereka bisa menjadi orang sukses? Akankah mereka bahagia dan berkecukupan?” Dan masih banyak kekhawatiran lainnya, karena ia menginginkan agar anak-anaknya nanti bisa hidup bahagia. Maka ia berpikir: harus mencari uang yang banyak agar dapat menabung dan investasi termasuk dalam bentuk asuransi sebagai bekal untuk diwariskan kepada anak-anak mereka kelak.
Firman Tuhan hari ini mengatakan: “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada ALLAH, percayalah juga kepada-KU” (Yoh 14:1). Jadi apalagi yang kita cari? Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat telah menyatakan kepada kita, agar kita jangan khawatir dan percaya saja kepada-Nya sebab Dia-lah jalan dan kebenaran dan hidup. “Tidak ada seorang pun yang datang kepada BAPA kalau tidak melalui Aku” (Yoh 14:6). Bapa adalah sumber kehidupan, sumber sukacita, sumber kedamaian, sumber kebahagiaan dan sumber pengharapan kita sebagai anak-anak Allah. Jika kita ingin hidup bahagia, kita harus datang kepada Bapa melalui Yesus, Putera-Nya yang kudus.
Jika kita berharap agar anak-anak kita memiliki kehidupan yang baik, bahagia dan berhasil, maka kita harus melakukan apa yang telah dilakukan oleh Yesus ketika akan meninggalkan para murid untuk bersatu dengan Bapa di Surga. Yesus sebagai Gembala yang baik tentu mengerti kelemahan para murid dan kejamnya dunia, sehingga Ia pun memberikan seorang Penolong.
Sebagai orang tua yang baik tentu kita juga akan melakukan apa yang Yesus lakukan, memberikan seorang penolong bagi mereka yaitu iman akan Yesus Kristus, sebagai jalan, kebenaran dan hidup. Biarlah Yesus yang akan menuntun jalan anak-anak kita, jalan yang arahnya tidak menyimpang namun menuju jalan kudus, dan yang membimbingnya kepada kebenaran, kebenaran moral yang diajarkan Yesus, bukan hanya dengan kata-kata tapi melalui perbuatan-Nya yang membawa mereka kepada kebahagiaan. Itulah warisan yang paling berharga yang harus kita berikan kepada anak-anak kita. Bukan hanya kebahagiaan duniawi tapi juga kebahagiaan rohani.
Apakah kita masih khawatir? Mari berdoa agar para orang tua dapat menjadi jalan kebenaran dan hidup bagi anak-anaknya. (PIN)
DOA: Tuhan Yesus Kristus, bimbinglah dengan Roh-Mu agar aku dapat menjadi pembawa kabar sukacita dan menjadikan Engkau sebagai jalan kebenaran dan hidup bagi banyak orang. Amin.
JANJI: Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan Kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. - Mazmur 2:8
PUJIAN: Santo Yustinus membela moralitas kehidupan Kristen untuk meyakinkan kaisar Romawi, Antoninus Pius, agar menghentikan penganiayaan kekristenan masa itu.
Penanggung Jawab Renungan: ?Rm. Subroto Widjojo, SJ