JANGAN KOMPROMI

14 January 2020

SATU PERJAMUAN

JANUARI 2020

 

Selasa, 14 Januari 2020

1 Samuel 1:9-20

MT 1 Samuel 2:1,4-5,6-7,8abcd

Markus 1:21-28

 

“Tetapi Yesus menghardiknya, kataNya: ‘Diam, keluarlah dari padanya!’ ” --- Markus 1:25

 

TIDAK BISA dipungkiri selama hayat masih dikandung badan, pada saat kita diperhadapkan suatu permasalahan, sering keputusan kita sangat dipengaruhi oleh keinginan daging yang muncul. Kita sering kompromi, tawar menawar untuk mengambil suatu keputusan yang sesuai kehendak Tuhan, karena apa yang dikehendaki Tuhan bertentangan dengan keinginan daging kita. Contoh sederhana, Tuhan perintahkan “Ampunilah sesamamu yang telah menyakitimu”!  Kata “ampunilah” begitu gampang diucapkan tetapi sulit dilakukan.

Terbukti bukan hanya orang dunia saja tetapi pengikut Kristus-pun juga banyak yang hidup dalam amarah dan dendam berkepanjangan. Padahal sebagai pengikut Kristus, notabene, harus hidup dalam Kasih, tetapi yang terjadi malah hidup dalam dendam. Pertanyaannya mengapa ini bisa terjadi? karena kita tidak tanggalkan cara hidup lama kita, kita merasa nyaman dan melekat dengan cara-cara dunia untuk menghadapi persoalan hidup. Dan tak menyadari diri kita disandra oleh rasa dendam yang merugikan diri kita sendiri. Kita belum berhasil  menata dan mengolah segala emosi atau perasaan-perasaan kita yang negatif .

Hari ini firman Tuhan begitu tegas dan tidak kompromi. Tuhan menghardik si jahat dengan kuasa-Nya untuk keluar dari tubuh orang yang dirasukinya.

Saya melihat ini pesan profetik yang mau Tuhan sampaikan kepada kita. Wajar saja kita punya perasaan sakit hati, kecewa, gelisah, marah, jengkel, sedih, khawatir, bimbang , ragu dan lain sebagainya karena kita masih hidup, tetapi Tuhan tidak mau kita melekat dan tinggal dalam semua itu. Kita perlu menerima realitas adanya perasaan negatif itu. Tetapi jangan sampai karena kita sendiri menjadi korban. Kita perlu menata dan mengolahnya, dengan bantuan rahmat Tuhan.

Oleh karena itu Tuhan katakan “diam” berhenti, jangan tinggal dalam semua perasaan yang tidak enak tadi, tetapi keluarlah dari padanya. (NL)

 

DOA: Tuhan, bantu kami agar tidak kompromi dan tidak melekat pada hal-hal yang tidak berkenan bagi-Mu.

JANJI: “Tuhan membuat miskin dan membuat kaya, Ia merendahkan, dan meninggikan juga.” --- 1 Samuel 2:7

PUJIAN:   Hana adalah tokoh dalam Alkitab yang sungguh luar biasa, walaupun ia senantiasa disakiti oleh madunya yaitu Penina, karena Tuhan menutup kandungan Hana. Hana berani ambil keputusan untuk keluar dari situasi yang tidak nyaman itu dan mengadukan semua kesedihannya ke pada Tuhan. Alhasil Tuhan membuka kandungan Hana dan melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Samuel dan Hana mempersembahkan Samuel untuk melayani Tuhan seumur hidup.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.