JANGAN LUPA: AKAR KITA – ASAL USUL KITA!
23 April 2019
Selasa, 23 April 2019
Kisah para Rasul 2:36-41
Mazmur 33:4-5, 18-20, 22
Yohanes 20:11-18
“Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."--- Kisah Para Rasul 2:39
DI HARI KETIGA sesudah Kebangkitan-Nya, Tuhan mengingatkan kita agar kita memperhatikan tentang ‘Lahirnya Gereja’. Peristiwa Pentakosta Kristiani pertama, Roh Kudus dicurahkan. Dan apa yang terjadi. Tiga ribu orang dibaptis! Dan lahirlah Gereja (Kisah 2:41).
Petrus mengatakan dalam wejangannya bahwa saat itu masih pagi, baru pukul sembilan (Kis 2:15). Setelah seratus dua puluh orang menerima urapan Roh Kudus, Petrus berdiri dan mengucapkan kotbahnya tentang Kabar Gembira tentang Kematian dan Kebangkitan Yesus. Karena suara Petrus tdak dapat didengar dari luar oleh ribuan orang yang bekumpul di situ, mungkin saja, Berita Gembira itu di teruskan dari mulut ke mulut ratusan orang, lewat kelompok-kelompok.
Demikianlah Gereja memulai dengan dorongan Roh Kudus membawa umat yang baru lahir itu, mengajak serentak ribuan orang ke Kristus, Gereja dan terjadilah Baptisan massal, ribuan orang di tengah-tengah mereka.
Sejak hari perrtama lahirnya Gereja, Umat yang mendengarkan kotbah Petrus itu itu tidak menyimpan bagi diri mereka sendiri, melainkan mereka mewartakannya di jalan-jalan dan dari atas atap rumah. Itulah akar kita, asal muasal kita, asal usul Gereja. Maka jangan sampai kita melupakannya dari mana asal usul kita. Maka marilah kita semua ini juga di zaman ‘now’ ini, mewartakan Injil selalu dan tak takut apapun resikonya.
Doa: Ya Bapa, kami mohon semoga seperti Maria Magdalena, jiwa dan roh kami melekat erat pada Yesus!
Janji: “Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.” --- Yohanes 20:18
Pujian: Agnes, Guru Bina Iman Anak, mengajarkan Iman Katolik kepada anak-anak bimbingannya, dan juga ia membantu orangtua anak-anak itu agar iman kekatolikan anak-anak itu tumbuh kuat dan berkembang!
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ