JANGAN MENCOBAI TUHAN ALLAH-MU !

14 February 2022

Senin, 14 Februari 2022

S. Sirilus dan S. Metodius.

Yakobus 1:1-11

Mazmur 119:67.68.71.72.75.76

Markus 8:11-13


“ Muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.” --- Markus 8:11


MUKZIJAT PENGGANDAAN  roti untuk 4000 orang yang mengikuti Yesus selama tiga hari tanpa makan, merupakan salah tanda dari sorga. Tanda Allah menyertai karya Yesus. Tanda bahwa lewat Yesus, Allah berbelarasa dan berbelas kasih kepada umat-Nya.

Saat orang-orang Farisi muncul untuk mecobai Yesus dengan meminta tanda dari sorga maka Yesus menolak. Ia lalu pergi  dan meninggalkan mereka, naik perahu  bertolak ke seberang. 

Beberapa sahabat bercerita , betapa Tuhan Yesus begitu murah hati. Mereka memberi kesaksian tentang doa lewat “Novena Tiga Salam Maria” dan doa lewat “Novena Kepada Hati Kudus Yesus” yang dikabulkan doanya. Tetapi juga ada seorang teman lain juga bercerita bahwa doanya tidak dikabulkan. Ia bercerita bahwa ia sudah mempunyai satu mobil, kemudian ia berdoa, meminta lagi kepada Tuhan agar dirinya diberi rejeki yang lebih banyak lagi agar ia bisa membeli satu mobil lagi sebagaimana tetangganya yang mempunyai dua mobil, supaya dengan demikian ia bisa mengimbangi tetangganya itu. Beberapa tahun kemudian ia menyadari bahwa ia tidak memerlukan semuanya itu. Ia mengakui bahwa ia merasa berdosa karena secara tidak langsung telah menguji Allah, yakni ‘apakah Allah mau mendengarkan doanya. Ia meminta sesuatu yang sebenarnya tidak ia butuhkan, malah akan untuk pamer dan sombong,

Sebenarnya, orang-orang Farisi itu tahu bahwa Yesus telah banyak membuat mujizat di mana-mana:

* membuat orang buta dapat melihat,

* mentahirkan orang kusta dan

* bahkan menghidupkan orang yang sudah mati.

Namun orang-orang Farisi tetap ingin menguji Yesus dengan meminta suatu tanda dari sorga dan Yesus pun dengan tegas menolaknya. Jika Yesus bukanlah Putera Allah namun hanya manusia biasa, mungkin Yesus mau melakukannya, sebab ciri-ciri manusia adalah ingin mendapatkan pujian, namun Yesus adalah Putera Allah yang tidak memerlukan pujian dari siapapun. 

Kita mengetahui bahwa Yesus hanya akan membuat mujizat jika orang itu percaya dan datang kepada-Nya. Hati Yesus akan tergerak oleh belas kasihan bagi yang percaya dan membutuhkan pertolongan-Nya. Hati Yesus  akan tergerak oleh belas kasihan kepada siapapun yang percaya dan membutuhkan-Nya termasuk kepada kita-kita. Apapun yang kita minta, sepanjang permintaan itu memang benar-benar kita butuhkan untuk kemuliaan Tuhan. Tetapi kita tidak boleh memaksa Tuhan. Tuhan bebas berkenan mendengarkan doa  kita atau tidak. Ia mahatahu. Kalau kita memohon, pertama kita bersyukur dulu atas anugerah yang telah kita terima. Kita lalu  memuji dan menyembah-Nya. Baru kemudian kita memberanikan diri datanglah kepada-Nya tanpa ragu untuk memohon. Niscaya Yesus akan menyatakan mujizat-Nya kepada kita, mengabulkan apa yang kita meminta, atau memberikan karunia lain, yang Tuhan tahu kita membutuhkan untuk keselamatan kita. Kita ingin mendengar Yesus bersabda kepada kita : “imanmu menyelamatkanmu”. (Siswoyo Nugroho)

 

DOA: Tuhan Yesus, aku datang kepada-Mu dengan imanku, Engkaulah satu-satunya harapan dan penyelamat dalam hidupku.

JANJI: “Biarlah kiranya kasih setia-Mu menjadi penghiburanku, sesuai dengan janji yang Kauucapkan kepada hamba-Mu.” - Mazmur 119:76

PUJIAN: Santo Sirilus (lahir tahun 827) dan Santo Metodius (lahir tahun 815) adalah dua bersaudara yang berasal dari Tesalonika, Yunani. Mereka adalah imam misionaris untuk bangsa-bangsa Slavia: Moravia, Bohemia dan Bulgaria. Mereka dikenal karena menyusun alfabet Glagolitik, yaitu alfabet pertama yang digunakan untuk menulis dalam bahasa Slavonik Gerejawi Kuno. Pada tahun 1880, Paus Leo XIII memasukkan hari peringatan mereka ke dalam Kalender Gereja Katolik Roma. Pada tahun 1980, Paus Yohanes Paulus II menyatakan mereka sebagai para santo pelindung Eropa, bersama dengan Santo Benediktus dari Nursia.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.