JANGAN TAKUT MEWARTAKAN KABAR BAIK

08 July 2022

Jumat, 8 Juli 2022

Hosea 14:2-10

Mazmur 51:3-4.8-9.12-13.14.17

Matius 10:16-23


“Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.” --- Matius 10:20


TUGAS PERUTUSAN memang tidak mudah, sebagai murid Kristus tentu kita menyadari akan hal ini. Sebagai orang-orang yang dipercaya dan diutus untuk mewartakan Kabar Baik, kita akan berhadapan dengan berbagai macam godaan dan tawaran yang membuat kita bisa melalaikan tugas utama kita. Maka diperlukan komitmen dan ketegasan sikap dalam mewartakan Kabar Baik itu sendiri.

Tantangan-tantangan memang akan dan terus terjadi, namun demikian misi pemberitaan Kabar Baik harus terus disampaikan, walaupun tidak semua orang mau menerimanya. Yesus mengetahui bahwa akan semua rintangan dan tantangan yang akan dihadapi murid-murid-Nya. “Janganlah khawatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kalian katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada waktu itu juga. Karena bukan kalian yang berbicara, melainkan Roh Bapamu” (Mat. 10:19-20). Ia telah mempersiapkan semuanya bagi para Murid-Nya. Kita tidak berjalan sendirian, Yesus melalui Roh Kudus akan ada bersama kita dalam misi ini.

Teruslah mewartakan Kabar Baik, Yesus telah mengutus dan membekali kita dengan kuasa-Nya. Yesus mengajak kita untuk membekali diri kita dengan semakin cerdik dan tulus.(Mat 10:16) Dan tidak untuk mencari kepentingan diri kita, akan tetapi semua untuk kemuliaan Nama-Nya. (PTR)    

       

DOA: Allah Roh Kudus, pimpinlah kami untuk berani mewartakan Kabar Baik meskipun ditolak.

JANJI: ”Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyur seperti anggur Libanon.” - Hosea 14:8

PUJIAN: Sebagai seorang Kristen Anton bekerja sebagai tukang bangunan. Label seorang Kristen yang dimilki Anton hanya sebatas KTP saja (bahasa keren sekarang). Ia jarang sekali berdoa apalagi mengikuti ibadah di Gereja seperti umat lainnya. Parahnya lagi ia sering minum-minuman keras dan judi. Suatu ketika ia mengalami sakit pada kakinya karena terjatuh dari ketinggian sekitar tiga meter di tempat dia bekerja, untuk berjalan sangat susah, dan untuk berjalan dia harus ngesot. Ia telah memeriksanya ke medis/dokter, secara medis mengatakan kalau dia hanya mengalami keseleo. Satu minggu berlalu, namun belum ada tanda-tanda kesembuhan. Teringatlah ia akan seorang pelayan Tuhan dan juga seorang pendoa kemudian ia meminta bantuan tetangganya untuk memanggil orang tersebut. Ketika ia dilayani dan didoakan, ia merasa sesuatu yang mengalir dalam dirinya. dan pendoa itu barkata, untuk ia bertobat dan hidup dalam Tuhan. Seketika itu juga ia menangis dan mau bertobat. Mujizat Tuhan pun terjadi, saat itu juga ia dapat berdiri dan berjalan normal kembali. Ia berjanji mau hidup melayani dan mewartakan Kabar Baik Tuhan pada sesama.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.