JANJI PEMULIHAN

14 March 2018

Rabu, 14 Maret 2018

Yesaya 49:8-15

Mazmur 145:8-9,13-14,17-18

Yohanes 5:17-30

“BapaKu bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.” --- Yohanes 5:17

DALAM MASA Pembuangan di Babel yang dipenuhi dengan kesesakan dan penindasan, Tuhan menjawab seruan bangsa pilihan-Nya. Tuhan menyelamatkan dan menolong mereka dengan tetap memelihara hidup bangsa itu, memimpin dan menuntun mereka. Tak pernah sekalipun Dia merasa jemu untuk meninggalkan dan melupakan bangsa yang dikasihi-Nya itu. Ibarat seorang perempuan yang tidak akan melupakan bayinya, anak dari kandungannya, kasih Tuhan melebihi kasih seorang perempuan kepada anaknya.

Kemurahan Tuhan yang dirasakan oleh raja Daud diungkapkannya dalam puji-pujian di dalam kitab Mazmur. Bahwa Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. Bahwa Tuhan itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya. Bahwa Tuhan setia dalam segala perkara-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Bahwa Tuhan itu penolong bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk. Bahwa Tuhan itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Bahwa Tuhan dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.

Yesus memberi kesaksian tentang diri-Nya yang telah melihat Bapa mengerjakan segala sesuatu. Setiap hal yang dikerjakan Bapa, dikerjakan pula oleh Yesus. Dia mempertegas diri-Nya dan Bapa adalah satu. Yesus minta kita semua percaya kepada Bapa yang telah mengutus Dia. Percaya kepada perkataan-perkataan-Nya agar kita semua mempunyai hidup yang kekal dan terbebas dari hukuman maut. Bapa telah memberikan kuasa kepada Yesus untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.

Bila saat ini hidup kita sedang dikelilingi oleh berbagai macam persoalan, seberat apapun, hal itu tidak sebanding dengan kasih setia Tuhan yang selalu ada menyertai kita. Masalah kita tidak sebanding dengan kuasa yang diberikan Bapa kepada Yesus. Janji-Nya ‘Ya’ dan ‘Amin’ selalu mengiringi setiap langkah kita. Tak usah berlarut-larut kita memikirkan beratnya beban hidup ini, namun tetap melangkah maju dalam iman dan harapan. Tuhan kita itu  pengasih dan penyayang, yang panjang sabar menghadapi sikap hati kita yang sering kecewa dan mudah mutung kepada-Nya. Tuhan kita besar dalam kasih setia-Nya meski kita selalu jatuh dalam kesalahan yang sama. Tuhan menolong semua orang yang jatuh dan menegakkan orang yang tertunduk karena ketidakberdayaannya. Tuhan dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan dengan terus berkomunikasi melalui doa.

Dia  adalah Tuhan yang sama dari sejak dahulu, kemarin, hari ini dan hari-hari yang akan datang, sesuai dengan sabda-Nya : “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.” Karya-Nya tetap nyata hingga hari ini, demikian juga dengan kesetiaan-Nya untuk menepati janji-Nya kepada kita.

Tetap kita  pegang janji Tuhan sampai akhir hidup kita. Dia akan pulihkan keadaan kita sesuai dengan waktu perkenanannya. (LP)

Doa: Engkau mengerti segala permasalahan hidupku, ya Tuhan. Aku percaya Engkau pasti pulihkan keadaanku.

Janji: “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga” --- Yohanes 5:17

Pujian: Santa Matilda, engkau melakukan karya belas kasih dan silih atas kesalahan yang telah engkau perbuat karena satu keyakinan dan kepercayaan yang besar pada belas kasihan serta pemeliharaan Tuhan.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.