JANJI YESUS

02 April 2020

Kamis, 2 April 2020


Kejadian 17:3-9

Mazmur 105:4-5, 6-7, 8-9

Yohanes 8:51-59


"Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya." — Yohanes 8:51


YESUS MEMBERIKAN janji yang luar biasa. Barang siapa menuruti firman-Nya tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.

Maut adalah hal yang ditakuti setiap manusia, dan Yesus menjanjikan akan membebaskan siapa saja yang percaya dan menuruti perkataan-Nya akan hal ini. Janji yang begitu luar biasa tidak dapat dipercaya oleh orang-orang Yahudi yang bersama Yesus saat itu. Mereka terus menolak Yesus. Mereka dibutakan oleh kesombongan diri dan kepentingan pribadinya akan kekuasaan. Mereka malah terus mencari kesalahan Yesus. Bahkan sampai menuduh Yesus kerasukan setan (Yoh 8:52).

Mereka tidak mengerti maksud Yesus akan kehidupan kekal yang tidak mengalami maut. Mereka hanya berpikir tentang kematian badaniah. Abraham dan para nabi telah mati, bagaimana Yesus bisa menyatakan yang menuruti firman-Nya tidak akan mengalami maut. Sehingga ketika Yesus menyatakan mereka berdusta tentang pengenalan akan Allah, sebab Yesus mengenal Allah, mereka semakin marah dan hendak membunuh Dia.

Begitu hebat akibat dari rasa iri yang dipelihara sehingga menutup mata hati mereka untuk melihat kebenaran dari pengajaran Yesus. Karena ketidakpercayaan mereka akan Yesus membuat mereka tidak bisa menerima perkataan Yesus. Yesus yang mewartakan kebenaran kasih Bapa tidak bisa melihat mereka. Mati hati mereka sudah tertutup dan dibutakan.

Marilah kita menyadari kelemahan kita akan rasa iri dan mementingkan diri. Hanya dengan menjalankan setiap firman Tuhan dalam kehidupan, kita akan dimampukan Tuhan dalam memerangi kelemahan kita.

Kita bersyukur telah boleh mengenal dan menerima Yesus. Semoga kita semakin mengenal dan semakin percaya. Dan pada waktu-Nya nanti kita dibolehkan menerima realisasi dari janji-Nya. (HUI)


DOA : Tuhan Yesus, bimbinglah kami untuk selalu menjalankan firman-Mu. Di dalam setiap perkataan dan perbuatan kami, supaya memancarkan kasih-Mu. Dan kami boleh memuliakan-Mu. Amin.

JANJI : "Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!" — Mazmur 105:4

PUJIAN : St. Fransiskus dilahirkan disebuah dusun kecil di Paola, Italia, 1416. Wafat 2 April 1501. Ketika berumur 14 tahun, dengan seijin orang tuanya, ia tinggal didalam gua. Ia ingin menjadi pertapa dan melewatkan hidupnya hanya bersama Tuhan. Ia mengajarkan dan menjadi teladan bagi pengikutnya akan kelemahlembutan, kerendahan hati dan melakukan banyak mati raga.


Penanggungjawab Renungan: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.