JURU SELAMAT TELAH DATANG

05 January 2023

Kamis, 5 Januari 2023

1 Yoh 3:11-21

Mazmur 100:1-5

Kolose 4:2-18

Yohanes 1:43-51


"Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.". --- Yohanes 1:45


SAAT INI saya bertempat tinggal di kota Bogor yang dijuluki kota hujan, ada cerita nyata yang sangat menarik, bahwa informasi dari walikota Bogor bahwa Presiden Indonesia, Bapak Jokowi akan menerima kunjungan Presiden Korea Selatan yaitu Mr. Moon Jae-In di Bogor pada tanggal 11 September 2022 pk 16.00 di Istana Bogor. Untuk menyambut kunjungan Presiden dan tamu negara, diminta oleh Bapak Walikota, agar ada perwakilan dari beberapa sekolah, mulai dari anak SD, SMP dan SMA untuk hadir di sepanjang jalan dengan membawa bendera Indonesia dan Korea Selatan, untuk menyambut kedatangan mereka.

Kunjungan ini disambut dengan sangat antusias, para murid-murid datang lebih awal 3-4 jam untuk menunggu kehadiran Presiden dan Tamu Negara. Tidak hanya para murid tetapi juga masyarakat sekitar pun rela berdesak-desakan untuk bisa melihat kedatangan Presiden dan Tamu Negara. Walaupun mereka di sepanjang jalan  harus berdiri berjam-jam, tetapi mereka tetap bersukacita dan bersemangat. Setelah penantian yang panjang, lalu ada protokol yang menyebutkan bahwa rombongan Presiden dan Tamu Negara telah tiba masuk ke kota Bogor, para murid sekolah beserta para Guru mulai kembali merapihkan pakaian mereka, menyeka keringat mereka, menegakkan bendera-bendera yang telah disiapkan. Dan ketika rombongan sudah memasuki ke arah Istana Negara, mereka tak henti-hentinya berteriak selamat datang dan melambaikan bendera-bendera menyambut kedatangan rombongan dengan antusias.

Kedatangan Juru Selamat yaitu Yesus Kristus sudah begitu lama dinubuatkan oleh Nabi Yesaya 700 tahun sebelum kelahiran Yesus Kristus, seperti tertulis pada Yesaya 9:6 “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” Kegenapan nubuat ini telah disadari oleh Filipus, ketika Yesus bertemu dengannya dan mengajaknya untuk mengikuti Dia. Sukacita yang dirasakan oleh Filipus juga disampaikan kepada Natanael, dan Filipus memintanya untuk ikut serta bersama dengan dia dan Yesus. Awal pertemuan Natanael dengan Yesus, masih meragukan berita tersebut karena penantian yang sangat lama dari orang Israel dengan kedatangan mesias, tetapi ketika Yesus menjelaskan siapa Natanael sebagai orang Israel yang sejati dan mengenalnya sewaktu dia berada di bawah pohon ara, dengan penuh iman, Natanael berkata, “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!”.

Pernyataan iman dan harapan dari Natanael ini, bisa menjadi rhema(kata yang bermakna dan menyapa secara pribadi) dalam hidup kita, bahwa Yesus adalah Juru Selamat yang telah datang. Marilah kita setiap hari menyambut Yesus dalam segala pergumulan hidup kita, dan dengan penuh iman dan harapan bahwa Yesus adalah sumber kehidupan kita baik sekarang hingga selama-lamanya, hingga Allah memanggil kita dalam kebahagiaan kekal di surga. (SIW).

 

DOA: “Tuhan Yesus, terima kasih Engkau telah datang sebagai pemenuhan janji Allah akan keselamatan hidup kami semua. Semoga dengan bacaan hari ini, kami semakin bertumbuh iman dan harapan bahwa Engkau selalu hadir dalam kehidupan kami baik sekarang hingga selama-lamanya.”

JANJI: “Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya  dan kawanan domba gembalaan-Nya”. Mazmur 100: 3

PUJIAN: “Per Mariam Ad Jesum” Bunda Maria memegang peranan penting ketika Ia menjawab pesan Tuhan melalui Malaikat Gabriel bahwa Ia mengandung Yesus dari Roh Kudus. Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu”. Nubuat Nabi Yesaya tentang kedatangan Yesus terwujud dari kepercayaan Maria kepada pesan Allah. Sehingga sewaktu Bunda Maria wafat, diyakini oleh umat beriman katolik bahwa Ia langsung diangkat ke surga menerima kebahagiaan kekal, sehingga melalui kehidupan rohani Bunda Maria, telah menjadi teladan bagi kita kaum beriman, bahwa melalui Maria kita menuju Yesus (per Mariam ad Jesum). 

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.