KASIH ALLAH ITU LUAR BIASA

25 February 2021

Kamis, 25 Februari 2021

Tamb Ester 4:10a.c-12-17-19

Mazmur 138:1-3, 7-8

Matius 7:7-12

 

“Jika aku berada dalam kesesakan … Engkau mengulurkan tangan-Mu dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku” --- Mazmur 138:7

 

DARI BACAAN Injil hari ini, kita sadar dan percaya bahwa Bapa di surga itu maha baik, maha pengelenggara dan pengabul permohonan kita, sejauh itu selaras dengan kehendak-Nya. Tetapi kita sendiri tetap bisa saja menjadi ‘bapa yang jahat’;  anak minta roti - kita beri batu, anak minta ikan – kita beri ular!

Juga bisa saja kita dalam keadaan ‘kesesakan’, seperti dalam masa ‘pandemi’ ini: bisinis tidak jalan, uang di tabungan semakin menipis, gaji karyawan kita potong, tagihan hutang tetap datang. Apakah kita lalu putus asa, atau dengan rendah hati kita memohon Tuhan agar ‘mengulurkan tangan dan menyelamatkan?’ Peristiwa dan pengalaman ‘kesesakan’ itu menjauhkan atau mendekatkan diri kita pada Tuhan yang maha pemelihara?

Bisa saja keadaan ekonomi saudara atau teman kita yang dekat, ‘kesesakannya ‘jauh lebih parah daripada kita. Dan mereka itu datang meminta uluran tangan kita. Kita akan membuka pintu dan memberi ‘ikan’ dan ‘telor’?

Memang Yesus bersabda dan janji sabda tetap mengiang di telinga hati kita: ‘Mintalah’, ‘ Carilah’ dan ‘Ketuklah’! Ini suatu ujian berat akan hidup rohani kita. Relasi pribadi kita dengan Tuhan, ada di persimpangan jalan!

Mungkin kita hanya ‘meminta roti’ – rejeki kita sehari hari, tetapi Yesus bisa memberi kita bukan hanya roti biasa melainkan ‘Roti Hidup’, ”roti yang turun dari surga dan yang memberi hidup kepada dunia” (Yoh 6:33-35).

Mari kita serahkan “segala kekawatiran kepada-Nya sebab Ia yang memelihara kamu” (1 Ptr 5:7). (SW)

DOA: Ya Allah,tolong aku agar tetap penuh mempercayakan segalanya kepada-Mu, apapun yang aku mohon, Engkau akan selalu memberi daku hidup!

JANJI: “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu. … Adakah seorang dari padamu memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular jika ia meminta ikan?” --- Matius 7:7, 9-10

PUJIAN: Adanya pandemi korona, mucullah berkat terselubung yakni orang menjadi lebih peduli akan kebutuhan sesama, saling memperingatkan ‘protokol’, membantu dan mengulurkan tangan kepada sesama tanpa pandang bulu, baik di desa maupun di kota.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.