KASIH ALLAH TAK TERBATAS

04 January 2022

Selasa, 4 Januari 2022

Santa Elisabeth. Bayley Anna Seton

I Yohanes 4:7-10

Mazmur 72:2,2-4ab,7-8

Markus 6:34-44


“Inilah kasih itu. Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita” --- 1 Yohanes 4:10


HARTA BERHARGA paling  indah bagi orang tua adalah anak. Kehadirannya  menjadikan   sempurnanya sebuah keluarga,  maka tidak heran jika bagi yang belum mempunyai anak, mereka akan  melakukan segala cara. Misalnya dengan  medis, seperti ke  dokter kandungan terbaik, minum ramuan herbal, atau  obat-obatan lain. Ada juga dengan  non medis, misalnya  berdoa khusus  novena, berziarah  rohani, ataupun meminta intensi doa khusus di gereja. Maka tidak mengherankan, jika orang tua akan mencurahkan semua kasih sayangnya  untuk membahagiakannya.  Terlebih jika mereka hanya mempunyai anak tunggal.  Dan tulusnya kasih orang tua  seperti syair lagu Kasih Ibu. Kasih yang hanya memberi dan tak harap kembali.

Bacaan Alkitab hari ini mengungkapkan  betapa besar kasih Allah kepada kita.  Allah telah mengaruniakan kasih agape, kepada kita.  Tak ada  yang lebih besar selain itu. Agape adalah kasih yang hanya bisa diberikan oleh  Tuhan, karena ia  adalah kasih (1 Yoh 4:8). Dialah sumber kasih agape  itu sendiri. Ia  memberikannya  tanpa syarat apapun.  Allah memberikannya sebagai sebuah anugerah,  dengan cuma-cuma.  Kita  tidak akan sanggup membayarnya.

Begitu besar kasih yang dinyatakan kepada kita, sampai  Ia mengutus  Yesus, anakNya yang tunggal supaya kita hidup oleh-Nya. Ia  rela memberikan nyawa Anak-Nya supaya kita hidup (1 Yoh 4:9)   Sebagai pendamaian supaya dosa-dosa kita diampuni (1 Yoh 4:10)

Meskipun kita adalah orang berdosa, tetapi Allah Bapa memberi kehendak bebas bagi kita untuk menolak atau menerima tawaran keselamatan kekal yang ditawarkan-Nya.

Semoga  kita pantas memperolehnya, sehingga pada saatnya  hidup berbahagia bersama-Nya di surga. (TON / Thonny).

 

DOA: Ya Allah, semoga  Engkau berkenan memberikan keselamatan kekal kepada kami semua.

JANJI: “Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.”-- 1 Yohanes 4:8

PUJIAN: Stefanus (artinya ‘mahkota’) adalah martir pertama yang terus berkotbah  mengenai Yesus. Hal itu membuat pemimpin agama Yahudi membencinya dan menghukum mati. Ketika Stefanus sedang menjalani  hukuman mati  dengan dilempari batu, ia terus berdoa agar Tuhan menerima rohnya dan mengampuni para pembunuhnya.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.