KASIH BAPA YANG MENYELAMATKAN
11 April 2018
Rabu, 11 April 2018
Kisah Para Rasul 5:17-26
Mazmur 34:2-3, 4-5, 6-7, 8-9
Yohanes 3:16-21
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini , sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." ---- Yohanes 3:16
BACAAN INJIL hari ini lanjutan percakapan Yesus dengan Nikodemus. Nikodemus mengetahui bahwa Yesus adalah guru yang diutus Allah, yang dapat mengadakan tanda-tanda dan mukjizat oleh karena penyertaan Allah. Oleh karenanya, Nikodemus ingin mendapatkan pengajaran dari Yesus (Yoh 3:2).
Allah begitu mengasihi dunia ini. “Dunia” di sini adalah ’Umat Manusia’, yang telah terjatuh dalam dosa. Dosa itu membawa maut kepada umat manusia. Demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa (Rm 5:12). Meskipun manusia itu telah jatuh dalam dosa, tetapi manusia tetap layak untuk ditebus atau diselamatkan. Kesepuluh Perintah Allah diberikan lewat Musa, untuk membantu dan membimbing manusia agar hidup yang benar selaras dengan kehendak Tuhan.
Tetapi karena kehendak bebasnya, manusia menyalahgunaklan kebebasan itu, untuk memilih berbuat dosa, melawan kehendak Allah. Karenanya , manusia tetap jatuh ke dalam dosa karena melanggar cinta kasih terhadap sesama, melukai hati nurani sesama yang lemah (1 Kor 8:12). Dosa bisa terjadi lewat pikiran, sikap, perkataan, atau perbuatan . Dosa terjadi karena melanggar peraturan dan larangan Allah. Karena dosa dan kesalahan-kesalahan yang dilakukannya, membuat manusia berpaling dari rencana dan rancangan Allah sehingga semakin terpisah jauh dari Allah. Dosa membuat manusia kehilangan martabat dan citra sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling mulia. Para Nabi yang diutus Allah pun tidak mampu membuat manusia terhindar dari dosa.
Allah mempunyai rencana yang sungguh besar. Supaya manusia tidak semakin jatuh dalam dosa dan binasa, maka Allah mengutus Putra-Nya yang Tunggal untuk turun ke dunia ini menjadi Anak Manusia. Ia datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan supaya menyelamatkan dunia melalui Dia. Dan Terang telah datang ke dunia, agar manusia terbebas dari kegelapan dunia. Allah telah menentukan Yesus menjadi jalan pendamaian dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya (Rm 3:25). Tetapi ‘rasa kasih sayang Allah’ jauh lebih kuat daripada “rasa keadilan-Nya”. Dan Ia lebih dahulu mencintai kita, melalui pengorbanan sengsara penyaliban, wafat dan kebangkitan Yesus, agar kita semua selamat ! (Thonny)
Doa: Ya Tuhan, kami bersyukur karena kasih-Mu yang besar, Engkau telah menyelamatkan kami dari dosa. Teguhkanlah iman kami agar selalu percaya kepada-Mu , sehingga mampu menjadi pengikut-Mu yang setia.
Janji: “Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersuka cita. Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya! “ ---- Mazmur 34:2-3
Pujian: Santo Stanislaus, Uskup Krakow (Polandia) dan Martir, kita peringati hari ini. Ia, sebagai anak tunggal , tetap mengikuti jalan panggilan dari Tuhan untuk menjadi imam. Sebagai Uskup ia telah memberikan teladan bagaimana menjaga kemurnian ajaran Gereja dengan mengucilkan Raja Boleslaw dari Gereja karena melakukan pelanggaran. Untuk itu ia harus mengorbankan nyawa.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ