KEADILAN DALAM TATAPAN PENGLIHATANNYA

05 July 2018

Kamis, 5 Juli 2018

St. Antonius Maria Zakharia, Im

Amos 7:10-17

Mazmur 19:8-11

Matius 9:1-8

 

“Hai Pelihat, pergilah! Enyahlah ke tanah Yehuda!” --- Amos 7:12

 

AMAZIA --- IMAM Bethel, merasa terancam sewaktu didengarnya penglihatan-penglihatan nabi Amos, si tukang gembala. Tiga kali Amon memperoleh ‘penglihatan’ atau ‘penerawangannya’. Amos memperingatkannya bahwa karena perilaku sang raja yang tidak adil, sang raja akan disingkirkan dari tahta. Juga rakyat Israel akan dibawa ke pembuangan ke Babilon, karena hidup mereka benar-benar bejat.

Dan apa yang terjadi? Imam Amazia mengusir Amos dari negerinya. Kisahnya membuat kita-kita heran dan berangan-angan akan hal-hal ‘penglihatan-penglihatan’ Amos tentang kemiskinan yang dialami sebagian besar rakyat. Para nabi benar-benar mencari keadilan. Dan Paus kita sekarang, Bapa Suci Fransiskus adalah salah satu dari ‘nabi-nabi’ itu. Paus kita berbicara dan menulis tentang ‘ketidak-merataan yang tidak adil’ dari kekayaan dari planet bumi yang kita huni ini. Seperti nabi Amos, Paus kita menantang kita agar kita berbuat sesuatu, guna merubah situasi dan keadaan seperti ini. Paus Fransiskus menekankan pentingnya orang-orang itu dihargai dan dihormarti, mereka berhak akan kebebasan, bebas dari buta-aksara, rakyat banyak yang membutuhkan tempat tinggal yang layak, rakyat miskin juga berhak akan hal-hal yang pokok untuk kebutuhan hidup.

Benar-benar sangat menyedihkan mendengarkan semakin menganganya jarak antara orang-orang yang memiliki hak dan keistimewaan-keistimewaan dan kemiskinan sebagaian besar rakyat di planit bumi ini.

Ada orang-orang, juga di kalangan Katolik, masa bodoh terhadap seruan: Paus. Mereka menganggap permasalahan begitu sangat disederhananakan. Itu berbau sosialime dan hal itu sangat mustahil untuk dipecahkan!

Apakah kita juga mau ikut-ikutan imam Amazia, dengan ringan mengucapkan ‘pergilah! Enyahlah, hai kami tukang ‘pelihat!’

Doa: Bapa, bukalah ke pada budi dan pikiran kami kekayaan Ajaran Sosial Gereja. Berilah kami hati untuk melaksanakannya di tempat kami hidup dan kerja.

Janji: “Bangunlah dan angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumah-Mu!” --- Matius 9:6

Pujian: Dalam Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) di paroki-paroki KAJ, salah satu bahan ceramahnya selama tiga jam, ialah Ajaran Sosial Gereja, yang diawali dengan Ensiklik Rerum Novarum dari Paus Leo 13 sampai dengan ensiklik-ensiklik dari Paus Fransiskus.

Penanggung jawab RH: Rm Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.