KEBANGKITAN SEMUA ORANG BERIMAN

02 November 2021

Selasa, 2 November 2021 

Mengenang Arwah Semua Orang Beriman

(Pilihan Bacaan Misa I)

2 Makabe 12:43-46

Mazmur 130:1-2, 3-4.5-6a.6b-7.8

I Korintus 15:20-24a.25-28

Yohanes 6:37-40


“...Inilah kehendak  Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku  jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.”    - Yohanes 6:39


KEBANGKITAN KRISTUS adalah Kebangkitan sebagai Putera sulung dari antara orang mati. Sesudah itu baru semua orang beriman yang telah menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya. Kehendak Bapa adalah supaya dari semua orang beriman jangan ada yang hilang dan dibangkitkan pada akhir zaman.  Apa makna bacaan Injil hari ini?  Bagaimana tanggapan kita?  Mari kita renungkan beberapa hal berikut ini.


  1. Jangan ada yang hilang

Mungkin terlintas pertanyaan; Apakah ada yang hilang dari semua yang diberikan Bapa kepada Yesus?   Janji  Yesus adalah akan menerima semua orang yang datang kepada-Nya dalam pertobatan dan iman. Mereka yang datang kepada Yesus datang sebagai jawaban terhadap kasih karunia yang diberikan pada mereka oleh Allah, mereka tidak akan dibuang  (Yoh 6:37).

Kehendak Bapa adalah a: Jangan ada yang hilang.          

Penting sekali untuk mengerti hubungan di antara kehendak Bapa dengan tanggung jawab manusia.

  • Bukan kehendak Allah bahwa seorang beriman jatuh dari kasih karunia dan dengan demikian terpisah dari Allah; juga bukan kehendak-Nya jikalau ada orang gagal datang kepada kebenaran dan tidak diselamatkan (1Tim 2:4).
  • Akan tetapi, ada perbedaan besar di antara kehendak Allah yang sempurna dengan kehendak-Nya yang mengizinkan. Dia tidak meniadakan tanggung jawab manusia untuk bertobat dan percaya sekalipun itu berarti kehendak-Nya yang sempurna tidak tercapai. Yesus akan meratapi satu jiwa yang terhilang seperti Dia menangisi Yerusalem  (Luk 19:41).

 

  1. Dibangkitkan pada akhir zaman

Keinginan Allah bahwa orang beriman akan dibangkitkan pada akhir zaman tidak membebaskan mereka dari tanggung jawab untuk menaati dan mendengarkan suara-Nya serta mengikuti-Nya (Yoh 10:27; 14:21).

  • Mereka yang benar-benar domba Kristus akan senantiasa menaati suara-Nya dan mengikuti Dia; mereka senantiasa bersekutu dengan gembala. "Mendengarkan" dan "mengikuti" dalam bahasa aslinya memakai bentuk waktu kini (bukan waktu lampau), yang menunjukkan aktivitas yang diulangi atau yang menjadi kebiasaan.
  • Gembala memberikan hidup kekal kepada mereka yang mengikut. Domba yang meninggalkan gembala dan tidak mau mendengar, menunjukkan bahwa mereka bukan domba Kristus (Yoh 15:1-6).

Semua orang beriman yang telah menjadi milik-Nya akan dibangkitkannya pada akhir zaman pada waktu kedatangan-Nya. Sebagai domba yang percaya kepada Gembala  yang baik,  kita akan senantiasa mendengarkan suara-Nya dan mengikuti teladan-Nya, berpegang teguh pada ajaran-Nya, percaya pada janji-Nya, mengindahkan peringatan-Nya dan menuruti perintah-Nya sehingga menjadikan kebiasaan kita itu  berkenan kepadanya.
(Hendro S.)  

 

DOA: Ya Yesus, Engkau bangkit, yang sulung di antara orang mati, kami berdoa untuk semua orang beriman boleh senantiasa menikmati kasih karunia dan kerahimanMu. Teguhkanlah pengharapan mereka yang menghadapi pergumulan hidup.

JANJI: “Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi. Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.”   Mazmur 130:6-7

PUJIAN: “Setelah menguburkan tentara yang gugur dalam pertempuran, Yudas, Panglima Israel menyuruh mengumpulkan uang di tengah-tengah pasukan. Lebih kurang dua ribu dirham perak dikirimnya ke Yerusalem untuk mempersembahkan kurban penghapus dosa. Ini sunggu suatu perbuatan yang sangat baik dan tepat, karena Yudas memikirkan kebangkitan. Sebab jika tidak menaruh harapan bahwa orang-orang yang gugur itu akan bangkit, niscaya percuma dan hampalah mendoakan orang-orang mati” (2 Makabe 12:43-44).

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.