KEBANGKITAN SETELAH KEMATIAN
02 June 2021
Rabu, 2 Juni 2021
Tobit 3:1-11a, 13, 16-17a
Mazmur 25:2-4a, 4b-5ab, 6-7bc, 8-9
Markus 12:18-27
“Apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.” ---- Markus 12:25
PERTANYAAN TENTANG KEBANGKITAN atau hidup sesudah mati, seringkali ditanyakan oleh orang kepada para pengajar agama, sebab mereka juga menyadari hidup mereka suatu ketika akan berakhir dengan kematian. Mereka ingin mengetahui apakah kalau orang mati dan jasadnya dikubur dan hancur, seperti jasad binatang, selesailah sudah; atau ada kehidupan di balik kubur? Dan iman kristiani mengajarkan nanti di akhir zaman akan ada kebangkitan badan! Bagaimana ini?
Pada zaman Yesus, kaum Saduki, kaum Imam , tidak percaya akan adanya kebangkitan badan. Seperti kaum Farisi – yang percaya akan kebangkitan - mereka juga menentang Yesus. Mereka menjebak Yesus dengan suatu masalah, seandainya kebangkitan itu ada. Dalam hidup berkeluarga, mereka miliki “hukum Levirat”, kalau sang suami meninggal, adik lelaki dari suami yang meninggal itu harus mengawininya demi adanya keturunan. Masalah abal-abalan yang mereka ajukan ‘seorang perempuan telah kawin sampai 7 kali, dengan kakak-beradik, dari yang sulung sampai anak laki-laki bontot. Pertanyaan mereka:’ siapakah yang menjadi suami dari perempuan itu setelah kebangkitan’ ?
Pertanyaan itu memberi kesan, bahwa kehidupan setelah kematian adalah sama seperti dengan kondisi hidup saat di dunia. Yesus menjawab dengan jelas dan tegas, bahwa apa yang mereka pikirkan adalah sesat, karena tidak mengerti firman Allah dan Kuasa Allah. Orang mati dan bangkit di akhir zaman, berarti hidup. Dan Allah adalah Allah orang hidup bukan Allah orang mati. Dan hidup orang yang telah bangkit itu seperti malaikat, tidak membutuhkan keturunan lagi.
Kebangkitan tubuh ini dipertegas lagi, dengan kebangkitan Yesus sendiri sesudah wafat di kayu salib. Kebangkitan tubuh ini dijelaskan juga dalam surat-surat Santo Paulus (Rm 8:29; 1 Kor 15:20, 42-44, 49; Fip 3:20). Tubuh kebangkitan adalah rohani, tidak terdiri dari daging dan darah lagi, tidak terikat hukum alam.
Itulah yang dijanjikan kepada kita semua yang percaya kepada Yesus Kristus Sang Juru Selamat. (SIW)
DOA: Tuhan Yesus, kami bersyukur atas segala pengorbanan-Mu di kayu salib, sehingga kami beroleh karunia hidupan kekal dengan tubuh rohani yang baru. Amin.
JANJI: “Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan.” --- Mazmur 25:5
PUJIAN: Santo Marselinus yang dikenal sebagai imam dan exorcis (pengusir setan) dan pembantunya yaitu Petrus (yang terkadang disebut Petrus Exorcista) adalah dua martir Kristen tahun 304 di kota Roma. Mereka dengan gagah berani, tetap mempraktekkan iman Kristiani mereka dalam melayani komunitas Kristiani. Mereka mati dipenggal kepalanya dalam pemerintahan Kaisar Diokletianus (284-305).
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ