KEBERANIAN MENJAWAB "ya"
20 December 2021
Senin, 20 Desember 2021
Yesaya 7: 10-14
Mazmur 24: 1—6
Lukas 1: 26-38
“Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu”
– Lukas 1:38
PERNAHKAH ANDA menerima penampakan dari malaikat ? Tentu jawaban kita, belum pernah ! Memang para malaikat itu tidak asal menampakan diri. Kalau menampakan diri nereka tentu dengan suatu tujuan. Banyak peristiwa penampakan malaikat tercatat dalam Kitab Suci. Tetapi ada satu penampakan yang menggoncangkan dunia dan berdampak sampai sekarang di seluruh dunia.
Peristiwa itu tiada lain sewaktu malaikat Gabriel menampakan diri kepada gadis belasan tahun di desa Nasaret. Gabriel menyapa gadis Maria, dengan ucapan salam dan dengan sebutan ‘Yang dikaruinai.’ Dalam bahasa sehari-hari Maria disebut sebagai ‘Yang penuh rahmat’. Tentu saja salam dan sapaan dengan kata ‘penuh rahmat’ membuat Maria kaget dan terkejut. Malaikat itu menyampaikan pesan Allah agar Maria mau menerima penugasan ‘pelayanan khusus’, dan pesan penugasan istimewa itu belum pernah sama sekali disampaikan kepada seseorang pun dalam ribuan tahun sebelumnya.
‘Kabar Sukacita’ kepada Maria khusus atau unik dan tak akan terulang. Tetapi kitapun mempunyai ‘kabar-sukacita’ dari Allah dalam situasi dan kondisi kita masing-masing dalam hidup kita ini. Kitapun diberi penugasan seperti Maria. Bisakah kita meneladan Maria ? Dengan keberanian dan kebulatan tekad Maria menjawab tawaran malaikat yang membawa pesan suci – pesan keselamatan – dari Allah, dengan mengatakan “YA”: “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu” Jawaban Maria dengan kata “Ya”, dibalut dengan keberanian dan kebulatan tekad, menggoncang dunia .
“Kabar Sukacita” adalah awal sejarah keselamatan. Dan kita ada di dalam perjalanan sejarah keselamatan itu di sini serta saat ini. Seperti Maria, kita tidak perlu takut untuk menanggapi panggilan Allah ini, dengan menjawab ‘ya’, sebab kita percaya kepada-Nya sebulat hati, bagiNya tidak ada yang mustahil (Luk 1:37). (S.Widjojo)
DOA : Tuhan berikan keberanian kepadaku untuk menjawab ‘ya’ pada penugasan-Mu kepada diriku, sebagaimana Bunda Maria menanggapinya sewaktu Gabriel menyampai pesanMu kepadanya.
JANJI: “Sesungghnua seorang perempuan muda Mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan ia akan menamakan Dia Imanuel”- Yesaya 7: 14
PUJIAN: ‘Kabar Sukacita’ – Maria menerima Kabar Sukacita- dirayakan setiap tanggal 25 Maret, sembilan bulan sebelum Pesta Natal – Kelahiran Yesus. Pesta Maria ini menjadi ‘pelindung utama dari tiga Kongregasi para hidup bhakti: Kongregasi Suster Abdi Kristus (AK), Biarawati Karya Kesehatan (BKK) dan Putri Maria dan Yusuf (PMY).
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ