KEBIASAAN YESUS BERDOA
15 January 2020
SATU PERJAMUAN
JANUARI 2020
Rabu, 15 Januari 2020
1Samuel 3:1-10,19-20
Mazmur 40:2,5,7-8a, 8b-9,10
Markus 1:29-39
“Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.” --- Markus 1:35
SETELAH MELEWATI hari yang super sibuk hari sebelumnya dengan mengajar di rumah ibadat, mengusir roh jahat dari orang yang kerasukan, menyembuhkan ibu mertua Simon dari sakit demam, lalu malamnya pelayanan penyembuhan kepada banyak orang sakit dan mengusir banyak setan, Yesus tetap memprioritaskan relasi-Nya dengan Allah Bapa, yaitu dengan selalu menghadap-Nya dan berdoa kepada Bapa-Nya.
Yesus berdoa pada waktu hari masih gelap. Jadi pada saat mengawali hari baru, sebelum memulai memulai kegiatan kita, hendaknya kita bertemu Tuhan, bercakap-cakap dan merenungkan sabda-Nya. Hal ini tentu membuat langkah kita menjadi sesuai dengan rencana Tuhan. Pagi hari adalah saat terbaik untuk berdoa selagi pikiran kita masih jernih dan belum disibukkan oleh berbagai hal yang menjadi rutinitas kegiatan kita.
Pada pagi hari itu, Yesus bangun dan pergi ke luar. Bangun dari tempat tidur ketika terjaga adalah suatu usaha untuk tidak berlama-lama di pembaringan; hal ini menunjukkan semangat untuk mulai beraktifitas, dengan optimisme dan kepastian pengharapan kepada Tuhan. Secara spiritual bangun pagi mencerminkan kerajinan rohani yang berkenan kepada Allah. Daud juga bangun pagi-pagi untuk berdoa dan menghaturkan persembahan kepada Tuhan.
Yesus berdoa di tempat yang sunyi, karena tempat itu merupakan tempat yang ideal untuk berdoa. Di tempat sunyi, kita lebih mudah berkonsentrasi untuk mendengarkan suara Tuhan dan menikmati hadirat-Nya.
Marilah kita berdoa di tempat yang tenang pada waktu terbaik yang kita miliki, untuk menimba kekuatan jiwa bagi seluruh aktifitas kita agar berjalan seturut rencana-Nya. (HS)
DOA: Bapa yang baik, kami rindu bersekutu dengan-Mu pada waktu kami yang terbaik.
JANJI: “Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong.” ---- Mazmur 40:2
PUJIAN: Santo Arnoldus Janssen, pendiri Tarekat Sabda Allah (SVD) sangat berminat terhadap karya kerasulan doa yang terarah pada usaha untuk mempersatukan kembali umat Kristen, pewartaan Injil serta misi Gereja di antara bangsa-bangsa.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ