KECAMAN YESUS

15 October 2020

Kamis, 15 Oktober 2020

St. Teresia dari Avila

Efesus 1:1-10

Mazmur 98:1, 2-3ab, 3cd-4, 5-6

Lukas 11:47-54

 

“Celakalah kamu, sebab kamu membangun makam nabi-nabi, tetapi nenek moyangmu telah
membunuh mereka.” 
----  Lukas 11:47

 

YESUS MENGECAM sikap orang-orang Farisi dan ahli Taurat yang mengagungkan nabi dengan cara yang salah. Mereka menghormati nabi-nabi yang mati dengan membangun kuburan-kuburan dan tanda-tanda peringatan, tetapi mereka tidak mentaati ajaran para nabi, ,enedntangnya, bahkan menyiksa dan membunuh nabi-nabi. Kata “Celaka” yang disampaikan oleh Yesus merupakan peringatan keras atas sikap hidup orang Farisi dan ahli Taurat yang menutup pintu hatinya untuk pertobatannya.

Mereka menolak rahmat keselamatan yang ditawarkan kepada semua orang oleh kasih karunia-Nya. Seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus, “Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya” (Ef 1:7)

Dengan kritikan-kritikan Yesus yang sangat pedas, diharapkan agar orang-orang Farisi dan ahli Taurat merenungkan tindakan mereka. Tetapi justru sebaliknya, mereka menjadi sangat marah. Mereka berusaha memancing Yesus, supaya mereka bisa menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya. Mereka memusuhi Yesus dan ingin menjerat-Nya.

Namun Yesus tampaknya tidak gentar atas sikap mereka. Dia menghadapi semuanya itu secara terbuka dan berbesar hati. Musuh dijadikan cermin dalam menatap diri dan pelajaran untuk menata masa depan. Dia tetap berharap suatu saat mereka akan bertobat dan menerima kabar keselamatan-Nya.

 Bagaimana dengan kita dalam menghadapi kritikan dan teguran? Sejauh mana sifat-sifat Farisi ada dalam hidup kita ? Apakah kita akan marah atau menjadi sadar dan merenungkan perbuatan kita?  (PIN)


DOA:  Tuhan Yesus, buatlah aku jujur mengakui segala kesalahan dan kekuranganku, masih jauh dari hidup saleh.

JANJI: “Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya.”  ---- Efesus 1:7

PUJIAN: Santa Teresa dari Avila,1515-1582, yang kita kenang hari ini, sebagai seorang saksi tangguh dalam Gereja.Ia melopori pembaharuan hidup membiara di Ordo Karmel, dan dia juga pujangga gereja. Tulisan-tulisannya enunjukkan jalan menuju kesempurnaan.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.