KEJUJURAN DAN KERENDAHAN HATI

15 January 2023

Minggu, 15 Januari 2023

Minggu biasa ke II

Yesaya 49:3,5-6

1 Korintus 1:1 - 3

Mazmur 40:1-4ab.7-8b-9,10

Yohanes 1:29-34


“Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.” --- 1 Korintus 1:3


MISI HIDUP Yohanes Pembaptis adalah memberitakan kedatangan Sang anak domba Allah yang menebus dosa manusia. Anak domba Allah itu adalah Yesus. Dalam menjalankan tanggung jawabnya, Yohanes Pembaptis bertindak lurus, jujur, berani, rendah hati dan apa adanya. Ia tidak mengambil kesempatan untuk menjadi terkenal dan terhormat. Sebaliknya, ia memusatkan seluruh hidup dan kesaksiannya kepada pribadi Yesus yang adalah Mesias.

Ketika Yohanes Pembaptis ditanya oleh orang Farisi tentang hak dan dasar bagi seseorang untuk melakukan pembaptisan, dengan terang-terangan Yohanes Pembaptis mengaku bahwa dirinya bukan Elia atau pun Mesias (22-25). Di sini, peluang menjadi terkenal ditampik olehnya. Sebab, ia sama sekali tidak mencari popularitas diri.

Malahan saat ia melihat Yesus datang kepadanya, secara spontan Yohanes Pembaptis dengan jujur berkata kepada murid-muridnya: "Lihatlah, anak domba Allah yang menghapus dosa dunia." Yohanes hendak mengatakan kepada para murid-Nya bahwa Dialah Mesias yang ditunggu-tunggu oleh umat Israel. Dialah korban persembahan untuk menghapus dosa manusia. Di luar Yesus, tidak ada harapan. Andaipun ada, sudah dapat dipastikan bahwa harapan itu adalah palsu. Bagaimana Yohanes Pembaptis dapat menyakinkan kebenaran itu kepada orang banyak? Dengan memberi kesaksian bahwa Allah yang mengutusnya untuk membuka jalan bagi Yesus telah memberikan tanda sebagai ciri khusus sang Mesias, yaitu Roh yang bentuknya mirip merpati. Tanda itu membuktikan bahwa Yesus adalah Anak Allah.

Marilah kita meneladani Yohanes Pembaptis yang bukan hanya bekerja dengan jujur dan konsisten, tetapi juga berani mengambil sikap dan pilihan untuk tidak populer di mata dunia dan rendah hati, asalkan nama Allah lebih dimuliakan oleh banyak orang. (SAM).

 

DOA: “Ya Tuhan, ajari aku untuk semakin jujur dan rendah hati dalam tugas pelayananku supaya nama-MU lah yang dimuliakan, sehingga banyak orang mengenal Engkau Anak domba Allah yang menghapus dosa manusia.”

JANJI: “Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.” - Yohanes 1:34

PUJIAN: Yohanes pembaptis datang untuk mempersiapkan Jalan yang lurus untuk Tuhan Yesus, anak domba Allah. Yohanes Pembaptis menunaikan tanggung jawab nya secara konsisten, penuh kejujuran dan kerendahan hati tentang siapa dirinya.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.