KEMENANGAN MELALUI SALIB
20 November 2022
Minggu, 20 November 2022
MINGGU XXXIV
PESTA KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM
2 Samuel 5 : 1-3
Mazmur 122 1-2, 4-5
Kolose 1 : 12-20
Lukas 23 : 35-43
Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.
Kolose 1:18
Haruskah kita takut ikut mati di salib ? Dalam hal ini kita di ajari menyadari melalui pengorbana itu dunia di selamatkan. Pengorbanan di sini lebih-lebih mau melaksanakan kehendak Allah dulu dari pada melaksanakan kehendak kita sendiri.
Kalau kita memperhatikan keadaan dunia yang sedang bergejolak, banyak negara-negara kuat yang semula menjadi satu lalu terpecah-pecah. Ada penguasa dulu sampai bertahun-tahun menduduki lalu sekarang sudah tak pernah di sebut-sebutkan lagi karena sudah di gulingkan oleh musuh, dan sekarang banyak teroris yang mengacau negara-negara dengan adanya perbedaan ediologi-edeologi agama dan suku. Maka menjadi semakin jelaslah bahwa masyarakat dunia juga membutuhkan sikap dan arah yang jelas; yang sekarang ini tidak ada.
Gereja dalam melaksanakan tugas untuk mempersatukan juga menghadapi tantangan yang amat berat karena hanya sedikit orang yang mau memperhatikan semangat Injil, cita-cita masyarakat dan cita-cita Injil berbeda sekali. Membangun masyarakat ini hanya dapat terjadi kalau orang mau berkorban bagi orang lain dan bukan memusatkan kepentingan diri sendiri, cita-cita untuk membangun masyarakat menjadi lebih baik hanya akan terjadi kalau orang berani percaya bahwa akan berkarya dan ikut membangun itu bukan sendiri saja. Orang-orang dari perjanjian lama yang mempercayakan diri kepada Tuhan memperoleh kemenangan sebaliknya kalau meninggalkan Tuhan mereka akan mengalami kemunduran karena kekuatan duniawi dan kekuasaan tidak menjamin apa-apa demikian pula untuk Gereja kudus, yang mau mengikuti Kristus Raja kita di sadarkan bahwa Iman, hidup rohani, religiositas, kesediaan melaksanakan kehendak Tuhan dan di sertai pengorbanan. Itu yang sangat Mutlak untuk membangun masyarakat dewasa ini. (SW).
DOA Semoga kita tidak takut berkorban betapa kecilnya kurban, karena itu membawa kemenangan atas diri kita.Amin.
JANJI Tetapi seseorang yang sama-sama di salib menegor dia katanya : Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedangkan engkau menerima hukuman yang sama ?.(Luk 23:40)
PUJIAN Masa atau Tahun Liturgi Gereja selalu di mulai dengan Minggu Adven pertama dan berakhir pada masa Biasa yaitu minggu yang ke XXXIV yaitu Pesta Yesus Kristus Raja Semesta Alam. Pada bacaan Injil pada Pesta Yesus Kristus Raja ada kalimat yang mengingatkan bahwa di Atas Salib ada Tulisan ‘INRI’, itu singkatan dari Yesus Kristus Raja orang Yahudi. 1 tahun adalah 56 minggu dalam masa Liturgi dimana minggu tersebut di kurangi Masa Adven 4 minggu, Masa Pra-paskah dan Masa Paskah sisanya masa Biasa, maka minggu-minggu tersebut di sebut minggu biasa yang berakhir pada minggu ke 34 yakni Perta Kristus Raja, kemenangan Lewat Salib. dan minggu-minggu masa Liturgi itu oleh gereja di bagi menjadi 3, yaitu : Tahun A, tahun B dan Tahun C. Dan sekarang ini kita ada dalam Tahun C.
Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ