KEMUNAFIKAN

09 February 2021

Selasa, 9 Februari 2021 

Kejadian 1:20--2:4a

Mazmur 8:4--9

Markus 7:1-13

 

"Pada Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."  ----  Markus 7:8

 

DALAM INJIL hari ini, Yesus mengkritik orang-orang Farisi dan ahli Taurat karena mereka itu lebih mementingkan adat istiadatnya dan mengesampingkan perintah Allah. Yesus  mengutip firman yang berbunyi, “Mereka memuliakan hanya dengan bibirnya saja, tapi hatinya jauh dari Allah. Ajaran yang mereka ajarkan ialah ajaran manusia belaka” (Yes 29:13). Kritik Yesus ini juga berlaku buat kita yang terkadang menomorduakan Tuhan dalam hidup keseharian kita.

Bagaimana dengan kita? Hendaklah kita berubah dan bertobat. Kita perlu  menata ulang pola hidup kita yang seharusnya mengarah kepada Tuhan bukan kepada kemunafikan yaitu apa yang dikatakan tidak sama dengan apa yang diperbuat. Demikian pula, kita hendaknya mengutamakan Allah dalam segala hal daripada peraturan berupa  adat istiadat yang seringkali memberatkan hidup kita. Ketika hidup kita berada dalam adat istiadat yang tidak sejalan  dengan arus kasih Tuhan, kita tidak perlu mengikutinya. Kita bawa saja dalam doa-doa pribadi kita agar adat peraturan itu  selaras dengan kehendak Tuhan dan dapat menjadi saluran  berkat-Nya.

Memang di sini , kita diajak untuk mengerti dan memahami bahwa peraturan manusia atau adat istiadat tidak dapat menggantikan firman dan perintah Tuhan. Dengan demikian kita dapat mengatakan ‘ya’ jika ya dan mengatakan tidak jika ‘tidak’ pada saat harus memilih antara  adat istiadat dan perintah Tuhan. Mari kita mohon rahmat Roh Kudus agar memampukan kita untuk berkata dengan tulus dan  bertindak apa adanya sesuai dengan anugerah Tuhan yang diberikan kepada kita. Amin. (RIC)

DOA: Ya Bapa, terangi hati kami agar kami mampu mengutamakan perintah-Mu dan berani mengatakan ya jika ya dan tidak jika tidak dalam hidup kami. Amin.

JANJI: “Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.” ---  Kejadian 1:27,31a

PUJIAN: Dari Santo-santa yang tidak lagi diperingati secara Liturgis adalah Santa Apolonia, dari Alexandria. Dikisahkan seluruh hidupnya untuk melayani Tuhan. Keteguhan imannya nampak ketika hakim menanyakan Namanya, dengan tegas ia menjawab: “Saya seorang Kristen dan saya mengasihi serta melayani Tuhan yang benar”. Ia tidak takut mempertahankan iman akan Tuhan. Ia dibakar hidup-hidup, meninggal  sebagai martir.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.