KERAJAAN ALLAH

31 October 2023

Selasa, 31 Oktober 2023

Roma 8:18-25

Mazmur 126:1-2ab.2cd-3.4-5.6

Lukas 13:18-21


”Maka kata Yesus: “Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya?” --- Lukas 13:18


BACAAN HARI ini mungkin akan sulit dimengerti apabila dijelaskan dengan kata-kata, karena Kerajaan Allah yang selama ini kita pikirkan adalah Sorga yang kita yakini berada di atas langit sehingga disebut Kerajaan Sorga. Tetapi yang dimaksud dalam perumpamaan Kerajaan Allah yang Tuhan Yesus sebutkan adalah: "Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya.” (Luk 13:19)

Perumpamaan tersebut adalah contoh dari Kerajaan Allah yang kelihatan, sedangkan Kerajaan Allah yang tidak kelihatan yaitu pemerintahan Allah di dalam batin atau hati manusia karena Anugerah yang datang tanpa kita sadari tinggal di dalam jiwa manusia dan menjadi kerinduan kita. Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. (Rm 14:17)

Pernahkan kita merasakan sukacita  dan damai sejahtera sejak mengikuti Tuhan Yesus?  Semoga jawaban yang dapat kita berikan adalah Ya dan Amin karena untuk bisa merasakan Kerajaan Allah sudah Tuhan Yesus berikan kepada kita melewati Firman Allah yang dapat dibaca dan menuntun kita ke dalam kebenaran sehingga kita yang taat dan melakukan firman-Nya akan merasakan sukacita dan damai sejahtera. (Lilyana).

 

DOA: ”Bapa yang berbelas kasih, terima kasih atas karunia penyelamatan yang Bapa berikan kepada kami sehingga kami bisa merasakan sukacita dan damai sejahtera yang yang berasal dari-Mu, Amin.”

JANJI: ”Tuhan telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.” - Mazmur 126:3

PUJIAN: Alfonsus Rodriguez (25 Juli 1532–31 Oktober 1617) adalah seorang bruder Yesuit yang sederhana. Alfonsus adalah seorang anak dari pedagang wol di Segovia, dan pada awalnya ia juga mengikuti profesi ayahnya. Ia pernah menikah, tetapi istri dan kedua anaknya meninggal dalam usia muda. Kemudian Alfonsus juga mengalami kegagalan dalam menjalankan bisnisnya. Pada tahun 1571, ia masuk ke Ordo Yesuit. Alfonsus kemudian dikirim ke kolese Montesion di Majorca dan menghabiskan sisa hidupnya di sana. Tugasnya di situ amat sederhana, yakni membukakan pintu bagi tamu, memberitahu penghuni lain bila ada tamu, dan mengerjakan hal-hal kecil sambil menjaga pintu. Meskipun demikian, banyak orang yang menaruh rasa hormat dan meminta nasihat kepadanya. Ketika Santo Petrus Claver masih belajar, ia juga sering meminta nasihat dari Alfonsus. Dengan demikian, walaupun Alfonsus bukan orang yang berpendidikan tinggi, tetapi ia giat melayani dalam kesederhanaan.

Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.