KERAJAAN SORGA SUDAH DEKAT
12 July 2023
Rabu, 12 Juli 2023
Kejadian 41:55-57; 42:5-7a, 17-24a
Mazmur 33 : 2-3,10-11,18-19
Matius 10: 1-7
“Pergilah dan beritakanlah : Kerajaan Sorga sudah dekat” --- Matius 10:7
YESUS BERKELILING memberitakan Injil dan menyembuhkan banyak orang sakit dari desa ke desa dan dari kota ke kota. Untuk memperluas pemberitaan Injil, akhirnya Yesus memilih 12 orang menjadi rasul-Nya sebagai perpanjangan tangan-Nya. Mereka dipilih dari sekian banyak murid, bukan karena mereka pintar atau istimewa melainkan karena mereka dipilih oleh-Nya. Kedua belas rasul yang dipilih oleh Yesus ini adalah orang-orang sederhana. Mereka kebanyakan adalah nelayan. Namun begitu dipilih, mereka meninggalkan pekerjaan mereka dan langsung mengikuti Yesus. Lalu Yesus memberi murid-murid-Nya kuasa untuk mengusir roh-roh jahat dan kuasa untuk menyembuhkan orang dari segala penyakit dan kelemahan. Setelah itu Yesus mengutus mereka untuk pergi dan memberitakan “Kerajaan Sorga sudah dekat”
Kerajaan sorga merujuk kepada Yesus, sang Mesias. Pemberitaan tentang Yesus menjadi tanda hadirnya pemerintahan Allah. Ketika Allah memerintah sebagai Raja dan ketika Allah ditinggikan sebagai Raja, maka hadirlah suasana damai yang ditandai dengan lenyapnya segala penyakit dan kelemahan serta diusirnya segala setan. Kehadiran pemerintahan Allah inilah yang menjadi misi gereja dan karena itulah salah satu bentuk pelayanan gereja adalah pelayanan kesehatan, begitu juga kepedulian kepada mereka yang miskin dan kekurangan.
Warisan tugas perutusan pemberitaan Injil ini hingga saat ini masih berlaku bagi kita yang percaya kepada Yesus. Kita semua juga adalah para rasul atau misionaris. Kita semua harus menjadi saksi-saksi Kerajaan Allah. Tuhan memanggil kita sebagai rasul-Nya untuk pergi dan mewartakan “Kerajaan Sorga sudah dekat”. Kita dipilih bukan karena kehebatan kita, bukan karena kekuatan yang kita andalkan tetapi Allah sendiri yang menyertai dan menguatkan. Seperti para Rasul-rasul, kita dipanggil dan dipilih Tuhan. Kita telah menerima anugerah/karunia dari Tuhan Yesus. Ia ingin agar kita berbagi anugerah keselamatan itu dengan orang-orang lain. Mari kita menyambutnya dengan penuh setia dan taat. (HW).
DOA: ”Tuhan, Engkau telah memilih kami sebagai murid-Mu, Engkau memampukan kami mewartakan kabar baik. Syukur kepada Allah, Amin.”
JANJI: “TUHAN menggagalkan rencana bangsa-bangsa, Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa. Tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.” - Mazmur 33:10-11
PUJIAN: 12 murid-murid Yesus sebagai penerus pewartaan-Nya. Mereka itu ialah Simon Petrus, Andreas, Yakobus anak Zebedus, Yohanes, Filipus, Bartolomeus, Tomas, Matius, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot (yang mengkhianati dan digantikan oleh Matias). Mereka inilah yang disebut kelompok inti. Mereka menyelami apa yang dikerjakan oleh Yesus Kristus, baik yang berasal dari tradisi Yahudi, Taurat, maupun dari apa yang dikerjakan semua. Kemudian mereka mengikuti segala tindak tanduk yang telah dicontohkan oleh Yesus Kristus. Pemahaman tentang segala kegiatan yang dilakukan oleh Yesus Kristus inilah yang akhirnya dijadikan pedoman oleh jemaat Gereja untuk menjalani hidup di dunia fana ini. Penerusan berita yang dilakukan secara terus menerus oleh para rasul ini dilanjutkan juga oleh para penerus setelah 12 rasul ini meninggal, begitu pula ketika penerus para rasul ini wafat, mereka juga digantikan oleh penerus-penerus lain. Yang demikian inilah kemudian didalam Katolik lebih dikenal dengan sebutan hierarki. Hierarki merupakan ciri khas dari agama Kristen Katolik.
Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ