KERELAAN HATI

15 January 2022

Sabtu, 15 Januari 2022

1 Samuel 9 : 1-4. 17-19; 10:1a

Mazmur 21:2-7

Markus 2:13-17


“Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar,  melainkan orang berdosa" --- Markus 2:17

DALAM INJIL hari ini, Yesus memberikan suatu teladan  mengenai cinta yang tulus yang diungkapkan dalam perbuatan. Yesus berkenan makan di rumah Lewi pemungut cukai bersama para pendosa lainnya- yang dipandang oleh orang Farisi dan Ahli Taurat sebagai kelompok orang berdosa dan najis kalau bergaul dengan mereka. Tetapi Yesus mengasihi mereka dan mereka tetap mendapat tempat di hati Yesus. Yesus tidak merasa alergi untuk melakukan silaturahmi dan persaudaraan dengan mereka. Yesus tidak merasa akan kehilangan pamor ketika harus masuk dan makan bersama dengan orang-orang yang dianggap berdosa dan harus dijauhi dan dipandang hina karena najis.

Dari teladan ini, terbukalah mata hati kita bahwa Yesus melakukan pelayanan-Nya karena Ia melihat apa yang dibutuhkan oleh umat-Nya. Mereka perlu dikasihi dan dibawa kepada jalan keselamatan. Mereka menerima Yesus karena adanya ketulusan dan kerendahan hati Yesus dalam memberikan empati dan kasih. Inilah yang membuat seorang pendosa menjadi benci akan dosanya. Mereka merasa dikasihi, merasa diberi kesempatan yang kedua untuk menjadi manusia yang baru.

Mari kita belajar untuk tulus dan rela : dalam melayani,  dalam mengasihi. Akhirnya ini membawa kita mau dengan rela juga untuk mengubah semua kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik dalam diri kita. Sewajarlah kita lalu mengarahkan pandangan kita kepada Hati Yesus yang selalu rendah hati dan penuh ketulusan dan kerelaan dalam memberikan kasih-Nya kepada kita. (LS / Lisa)

 

DOA: Tuhan Yesus Kristus, Gembala kami. Bimbinglah kami untuk selalu rela dalam melakukan karya kasih-Mu, sehingga kasih-Mu boleh terpancar dari kehidupan kami.

JANJI: “Sebab Engkau menyambut dia dengan berkat melimpah; Engkau menaruh mahkota dari emas tua di atas kepalanya”  Mazmur 21:4

PUJIAN: Hari ini kita peringati Santo Arnoldus Janssen 1837-1909, pendiri Kongregasi Sabda Allah atau SVD. Di Ende, Flores, ada Penerbit dan Percetakan Arnoldus. Memang beliau saat itu memiliki ‘passion’ memajukan kerasulan pers. NTT dan Timor diserahkan oleh romo-romo Yesuit kepada karya pastoral  romo-romo SVD. Penyerahan dilakukan di Paroki Lahurus, 1914, seratusan tahun yang lalu.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.