KITA ADALAH MURID PILIHAN YESUS

10 January 2022

Senin, 10 Januari 2022

Santo Gregorius X, Paus clan Martir

1 Samuel 1:1-8

Mazmur 116:12-14,17-19

Markus 1:14-20

 

“Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.” --- Markus 1:18


SEORANG MANAJER Information Teknologi (IT), membutuhkan tujuh orang karyawan baru karena kebutuhan untuk menyelesaikan proyek yang semakin banyak khususnya di bidang Software Quality Control. Lalu ia berunding dengan manager SDM yang bertugas merekrut karyawan. Kali ini manager IT mempunyai permintaan khusus kepada manager SDM, bahwa test perlu dipersempit lingkupnya dengan mengutamakan orang yang sangat teliti, tidak bosan dengan pekerjaan yang monoton dan mampu bertahan pada tingkat stress yang tinggi. Lalu dibuatlah test yang spesifik akan hal tersebut. Lamaran yang masuk 300 orang, maka dipisahkannya lamaran-lamaran tersebut dengan hanya menyeleksi pelamar dari tiga universitas terbaik. Ada 12 pelamar yang lulus ujian, namun karena kebutuhannya hanya tujuh orang maka harus ada lima orang yang di coret, ke lima orang yang dicoret tersebut IQ-nya lebih tinggi dari 7 orang yang lain, sedangkan yang tujuh orang tersebut lebih teliti, tidak cepat bosan serta sanggup menghadapi stress yang tinggi, akhirnya diterimalah ke tujuh pelamar tersebut menjadi karyawan baru.

Kisah Injil hari ini adalah sebuah proses bagaimana Yesus melakukan seleksi untuk memanggil murid-murid pertama-Nya. Ia mencari murid-muridnya dari kalangan nelayan, padahal Yesus bisa saja mendapatkan murid dari kalangan profesi yang lain. Jika kita mencoba untuk menulusuri, seorang nelayan adalah mereka yang bertemu dengan banyak orang untuk menjual hasil tangkapannya, mereka juga merupakan ‘team work’ yang tangguh bila di tengah laut badai menerjang. Dan yang paling utama, mereka adalah para pemberani yang tidak gentar menghadapi resiko apapun di tengah lautan yang luas. Barangkali inilah alasan mengapa Yesus memilih mereka.

Lalu sekarang pertanyaannya adalah mengapa Yesus memilih kita menjadi murid-Nya? Dalam konteks proses seleksi perusahaan IT di atas, mungkin kita termasuk salah satu dari tujuh orang yang lulus seleksi, sehingga sekarang kita telah menjadi murid Yesus ! Atau mungkin kita bisa mendapatkan jawaban lain dengan merenungkan sejenak, atau mencoba untuk mensyukuri ketika kita menyadari bahwa kita telah dipilih oleh Yesus menjadi murid-Nya! Tetapi  bukan menjadi hal terpenting untuk mendapatkan semua jawaban itu, melainkan yang paling utama adalah bagaimana cara kita bersyukur setelah kita dipilih menjadi murid-Nya?

  • Karya-karya pelayanan apa saja yang telah kita lakukan untuk Gereja dan akan kita teruskan?
  • Bagaimana kita berkarya bagi masyarakat di sekitar kita?
  • Apa rencana kita selanjutnya untuk membantu mereka yang menderita?

Itulah sejatinya cara kita bersyukur ketika kita telah dipilih oleh Yesus. Tidak ada kata terlambat, mari kita berkarya untuk Tuhan dengan melakukan semuanya itu sebagai jawaban dari kita yang telah dipanggil menjadi murid-Nya dengan berkarya melalui tindakan yang nyata. (SIS / Siswoyo)

DOA: Tuhan Yesus, Engkau telah memilih kami untuk menjadi murid-Mu, bantulah kami supaya Kau beri semangat dan kekuatan supaya  kami dapat melakukan tindakan nyata bagi Gereja dan mereka yang menderita serta membutuhkan pertolongan. Amin

JANJI: “Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN” Mazmur 116:13

PUJIAN: Santo Agathus atau Agatho adalah Paus yang ke-79. Ia memimpin gereja sejak 27 Juni 678 sampai dengan Januari 681. Ia pemerhati ‘hidup membiara’ khususnya biara-biara di Inggris. Dengan dukungan Kaisar Byzantium Konstantinus IV, Paus Agathus menyelenggarakan Konsili besar di Konstantinopel yang berlangsung pada tanggal 7 November 680. Konsisili ini digelar untuk mengutuk ajaran sesat Monothelitisme, “Yesus meski ya ilahi ya manusia –tetapi  hanya memiliki satu kehendak yakni Ilahi-“. Ia dimakamkan di Basilika Santo Petrus pada tanggal 10 Januari 681

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.