KITA - BAIT SUCI ALLAH
09 November 2020
Senin, 9 November 2020
Pemberkatan Basilika Lateran
Yehezkiel 47:1-2, 8-9, 12
Mazmur 46:2-3, 5-6, 8-9
1 Korintus 3:9b-11, 16-17
Yohanes 2:13-22
“Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah…” ---- 1 Korintus 3:16
SAAT MENJADI anak-anak dunia, kerapkali kita mencemarkan diri dengan perbuatan-perbuatan yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Kita mudah marah berlebihan, iri hati, dendam, cepat tersinggung. Kita tidak mau dikritik ataupun terima saran karena merasa diri paling benar. Kita memilih berpola hidup yang mendukakan Tuhan. Betapa kita menjadikan tubuh ini menjadi tempat yang sangat tidak layak dan tidak kudus untuk kediaman Tuhan.
Sebenarnya kita telah menjadi anak-anak Allah berkat Baptis kita, tetapi sering kita dan teman-teman di antara kita yang hidup se-akan-akan tetap masih anak-anak dunia.
Sebenarnya kita pula itu orang yang berbahagia, dipilih menjadi anak-anak Allah. Tetapi sering lupa atau tak menjadari akan martabat luhur kita itu. Maka sungguh merupakan suatu keberuntungan besar menjadi anak-anak pilihan-Nya. Mengapa?
Karena saat dipilih menjadi anak-anak-Nya, hidup kita dikuduskan dan diubahkan secara total, agar hidup kita semakin menyerupai hidup Kristus, yakni hidup bagi sesama.
Semua sifat dan sikap, cara pandang dan berpikir diubahkan Tuhan. Kita dimampukan melihat dan menanggapi segala sesuatu dari sisi pandangan Tuhan, yakni sebagaimana Yesus sendiri melihat dan menanggapinya, kalau Yesus mengalami hal yang sama , seperti kita.
Bait Allah yang sesungguhnya ialah Yesus Kristus sendiri, setelah Kebangkitan-Nya yang mulia. Dan sekarang dan di sini, kita hidup, tetapi, “bukan aku sendiri lagi yang hidup , melainkan Kristus yang hidup di dalam aku “ (Gal 2:20). Maka mau tak mau aku pun menjadi ‘Bait Allah’, yang perlu kita jaga kekudusannya.
Rasul Paulus menegaskan kembali dalam suratnya kepada umat di Korintus yang kutipannya kita baca hari ini, “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan Bait Allah, maka Allah akan membnasakan dia. Sebab, Bait Allah adalah kudus, dan Bait Allah itu ialah kamu!” (1 Kor 3:9).
Mari sahabat Kristus, kita bertekad untuk selalu menjadikan tubuh kita ini menjadi tempat yang layak bagi kediaman Tuhan! (NL)
DOA: Ya Bapa, pilihlah setiap kami menjadi anak-anak kesayangan-Mu sehingga kami layak menjadi tempat yang kudus bagi-Mu, dengan berlaku kudus. Amin.
JANJI: “Kota Allah, kediaman yang Mahatinggi, disukakan oleh aliran-aliran sebuah sungai!” ---- Mazmur 46:1
PUJIAN: Tubuh Maria Magdalena pernah dikuasai oleh tujuh iblis. Ketika mengalami penjumpaan dengan Tuhan Yesus, terbebas dari iblis, hidupnya diubahkan secara total dan menjadi pengikut Yesus yang setia.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ