KITA MEMBAWA YANG SAKIT DALAM DOA KEPADA YESUS SANG PENYEMBUH

31 August 2022

?Rabu, 31 Agustus 2022 

1 Korintus  3: 1- 9

Mazmur 33: 12-15, 20-21

Lukas 4: 38 - 44

 

“Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya   orang-orang sakit, yang menderita bermacam-macam penyakit. Iapun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka”

  Lukas 4: 20


              YESUS SUPER SIBUK dalam pelayanan penyembuhan. Yesus mengajar di sinagoga-sinagoga, di tempat umum yang terbuka dan juga mengajar di rumah-rumah. Ia pergi ke mana saja di mana Ia dibutuhkan menyembuhkan semua orang yang sakit dan melepaskan orang-orang yang kerasukan roh jahat.

         Yesus mengajar orang-orang tentang cinta kasih Allah Bapa untuk orang-orang. Dan yang perlu kita catat di sini, sebagai pelajaran berharga bagi kita semua, yakni  di tengah kesibukan yang luar biasa itu, Yesus tetap mencari waktu mengundurkan Diri untuk dapat Bersatu dengan sang Bapa di dalam doa yang khusus.

         Pola hidup Yesus seperti itu sebaiknya menjadi pola dan gaya hidup dalam pelayanan kita. Dan sesudah kita diberkati Tuhan, kita dipanggil untuk melayani Yesus dan melayani sesama kita tentu saja, dengan meneladani Yesus, dalam kesibukan kerja dan pelayanan itu, kita perlu mengatur waktu agar kita juga bisa mengundurkan diri sementara waktu dari kegiatan kita agar dapat berbincang serta berwawan sabda dengan Bapa di surga.

         Dan dari pihak kita - sebagaimana orang-oranglah yang membawa para penderita, baik yang sakit jasmani maupun yang kerasukan kepada Yesus - kita pun membawa orang-orang yang sakit, orang yang bergumul dalam kehidupan kita bawa ke hadapan Yesus sang Penyembuh. Ini kita lakukan dalam doa-doa kita pribadi. Mereka kita doakan kesembuhannya. Bagi kita tiada hari  - tanpa doa, menyembah dan memuji-Nya, doa bagi diri kita sendiri dan bagi keluarga serta teman dan sahabat, tetapi harus doa bagi mereka-mereka yang sakit dan mempunyai pergumulan dan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

         Bila ada waktu, bersama teman kita kunjungi mereka yang sakit dan mendoakannya. Dan bagi umat yang baru berduka, entah karena sakit berat atau karena ada yang dipanggil Tuhan, tanpa diundang kita perlu datang berbela duka dan menghiburnya. Syukur kalau kita bisa membantu keuangan kalau keluarga bersangkutan sangat membutuhkan uluran tangan. (SW)

 

DOA   :  “Tuhan ajarilah kami mengatur waktu dalam keseharian kesibukan kami. Ada waktu kerja dan pelayanan dan ada waktu untuk datang menghadap Bapa untuk berdoa dan berwawan sabda.”

JANJI  : “Kami adalah kawan-sekerja Allah;  dan kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah”  1 Korintus 3: 9

PUJIAN:  Ada kesimpulan temu doa yang berbunyi sebagai berikut: “Kekhasan bulan Agustus ialah adanya perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan negeri kita, Republik Indonesia. Sebagai Umat Katolik boleh bangga akan adanya  orang-orang katolik yang menjadi tokoh-tokoh nasional di berbagai bidang. Bagi kita sekarang tidaklah cukup hanya berbangga akan mereka, tetapi bagaimana kita sendiri dalam terlibat membangun negeri kita tercinta bagaimana kita-kita bisa menyumbangkan nilai-nilai kristiani dalam kehidupan berbangsa, bagaimana angkatan milenial kita bisa memanfaatkan teknologi digital untuk pewartaan dan pelayanan”.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.