KITA MILIK ALLAH 

06 September 2018

Kamis, 6 September 2018

1 Korintus 3:18-23

Mazmur 24:1-6

Lukas 5:1-11


“Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.“ ----  1 Korintus  3:23


DALAM HIDUP ini, kita mempunyai sesuatu yang kerap dapat kita banggakan, misalnya jabatan, pekerjaan, keluarga yang baik, serta harta materi berlimpah yang kita miliki. Namun seringkali kita terlalu membanggakan semua  itu, sehingga terlihat seperti sebuah kesombongan yang timbul dalam diri kita. Kita sering lupa, bahwa segala sesuatu yang telah kita miliki itu semua berasal dari Tuhan. Dia-lah yang mengijinkan semuanya terjadi. Seringkali kita merasa semua itu adalah hasil kerja keras kita sendiri, dan Allah tidak ikut ambil bagian.

Kita diingatkan oleh Paulus “Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah“ (1 Kor 3:23). Kita melekat dalam Kristus; semua yang menempel di tubuh kita, semua pengalaman hidup, dan semua yang kita miliki adalah milik Kristus. Kristus terus hidup dalam kita. Dan Kristus adalah satu dengan Allah. Ini berarti, dalam setiap bagian hidup kita, Allah turut ambil bagian penting. Saat kesombongan mulai tumbuh dalam diri kita, maka akan timbul sifat-sifat negatif yang lain, seperti iri, cemburu, rakus dsb. Kita akan mudah iri hati jika melihat orang lain lebih daripada kita, karena tidak ada lagi yang bisa kita banggakan.

Kita perlu mengingat bahwa hidup kita ini ada di tangan Allah, seperti yang tertulis dalam Mazmur “Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia. Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajahMu, ya Allah Yakub" (Mzm 24: 4-6). Maka dengan memurnikan hati, kita lebih merasakan berkat Tuhan, bukan berkat materi yang didapat, melainkan berkat keselamatan dari Allah. Yang terutama adalah mencari Allah di manapun kita berada, dan dalam segala keadaan. Berserah penuh padaNya karena hidup kita adalah milikiNya.

Mari kita mengoreksi diri, bagaimana kehidupan selama ini? Apakah sudah menghadirkan Allah yang sepenuhnya Dia adalah pemilik hidup kita? (CEM2)

Doa: Allah Bapa, kami ingin lebih mengendalikan diri kami, agar kami dapat menjalani hidup kami seturut dengan kehendakMu. Sehingga kami dapat mengubah tujuan hidup kami, yaitu menyenangkan Engkau.

Janji: “Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia”  ----  Mazmur 24:5

Pujian: Yusuf yang menjadi penguasa di Mesir setelah dibuang oleh saudara-saudaranya tidak menjadi lupa diri dan tidak melupakan saudara-saudaranya saat bertemu kembali.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.