KITAB WAHYU
19 November 2018
Senin, 19 November 2018
Wahyu 1:1-4; 2:1-5a
Mazmur 1:1-4,6
Lukas 18:35-43
“Inilah Wahyu Yesus Kristus yang karuniakan Allah ...” --- Wahyu 1:1
KITAB SUCI adalah wahyu teragung Tuhan berikan kepada kita lewat Gereja-Nya. Maka tepatlah kalau Kitab Suci ditutup dengan Kitab Wahyu. Kitab Wahyu ini diberikan:
- “kepada Yesus Kristus” (Why 1:1),
- lewat Yesus lalu kepada kita para hamba-Nya (Why 1:1),
- dikirim kepada Yohanes dengan perutusan malaikat, kepada kita (Why 1:1),
- guna menunjukkan kepada kita “apa yang akan segera terjadi” (Why 1:1).
- sebagai “pesan profetis” (Why 1:3),
- guna memberkati kita (Why 1:3),
- dan kepada Gereja-Nya (Why 1:4), dan
- untuk memanggil agar kita bertobat dan kembali ke “kasih Allah yang semula” (Why 2:4).
Dalam Kitab Wahyu ini, Tuhan telah menyimpan anggur yang paling bagus sampai saat terakhir (Yoh 2:10). Ini suatu keistimewaan bagi kita diperkenankan memasuki misteri Kitab Wahyu. Maka, tepatlah kalau kita:
- mengucap syukur kepada Tuhan atas pewahyuan itu,
- memohon kepada Roh Kudus guna membimbing kita guna mengenal seluruh kebenaran Pewahyuan (lih Yoh 16:13),
- mari kita membaca seluruh Kitab Wahyu itu, dalam dua minggu mendatang ini, tak hanya membaca kutipan yang ada dalam bacaan Misa harian;
- Berbagilah apa yang Roh Kudus ajarkan kepada kita dalam Kitab Wahyu ini. Mari kita akhiri Tahun Liturgi Gereja, dengan belajar, mencintai dan menghayati Kitab Wahyu.
Doa: Bapa, semoga lewat Kitab Wahyu ini, berkenanlah mempersiapkan kami guna menyambut kedatangan akhir dari Putera-Mu.
Janji: Tuhan, “Aku ingin melihat” --- Lukas 18:41
Pujian: Darto dan Nanik, tersadarkan, setelah Konseling dengan ibu-ibu dari Seksi Keluarga. Mereka berdoa bertobat, saling memaafkan, dan mengurungkan perceraian mereka.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ