KRISTUS – YA SANG RAJA YA SANG GEMBALA
22 November 2020
Minggu, 22 November 2020
MINGGU XXXIV – Kristus Raja
Yeheskiel 14:11-12, 15-17
Mazmur 23:1-6
1 Korintus 15:20-26,28
Matius 25: 31-46
“Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya …, maka Ia akan bersemayam di atas tahta kemuliaan-Nya” --- Matius 25:31
GEMBALA ADALAH yang menggem- balakan domba di padang rerumputan. Umumnya hidup mereka miskin. hidup di antara sesama gembala dan domba-domba. Sedangkan Raja, tempatnya di istana yang serba mewah. Raja adalah penguasa dan tokoh nasional yang disegani.
Tetapi dalam Kitab Suci, dua jabatan itu tidaklah bertentangan, tetapi menyatu, dalam dua pribadi. Pertama pada diri Daud, sang Raja yang disegani sekaligus juga gembala yang rendah hati. Ia diambil dari tengah kawanan dombanya dan diurapi oleh Samuel sebagai Raja Israel (1Sam 16:2-13). Kedua adalah Yesus, Raja segala Raja, dan menyebut diri-Nya “Gembala yang baik”
Hari ini kita rayakan pesta Kristus Raja. Ia bertahta di sebelah kanan Bapa. Kita juga akan menyaksikan-Nya nanti saat pemulia-
an-Nya. Di hari pengadilan akhir Ia akan mengadili kita semua dengan keadilan Ilahi.
Meski Ia berperan sebagai Raja, Yesus tetap menjaga domba-domba-Nya (Mat 25: 40). Ini selaras nubuat Yeheskiel, “Aku sendiri akan menggembala- kan domba-domba-Ku” (Yeh 34:15). Sebagai Raja-sekaligus-Gembala, Yesus tak akan membiarkan domba-domba-Nya kekurangan apapun. Ia akan membalut luka-luka kita dan menuntun kita masuk ke kediaman-Nya.
Peran Yesus sebagai Raja dan Gembala adalah peran yang saling melengkapi. Sebenarnya dua-duanya sama. Yesus adalah Raja dan memerintah dengan bela rasa, meraja dengan kerahiman. Dia pantas menjadi Raja Alam Semesta. Maka di hadap- an Yesus, kita hanya bisa membungkuk menghormati-Nya dan kita mengikuti-Nya ke mana Ia bawa dan tuntun kita dengan gada tongkat-Nya. Dengan rasa syukur, kita bersama Daud berseru, “Tuhan-lah Gembala-ku, aku terjamin s’lalu”. SW
DOA: Yesus, aku menyembah-Mu, Engkau-lah Raja-Ku! Aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau selalu melindungi-ku dan memeliharaku!
JANJI: “Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya” --- 1 Korintus 15: 25
PUJIAN: Gereja mendukung usaha pelayan- an untuk kelompok pinggiran, lewat komunitas biarawati atau para awam. Sumber semangat pelayanan berasal dari bacaan Injil Matius hari ini, yakni Kristus , Raja Allah Semesta Alam.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ