KUASA ANAK MANUSIA

14 January 2022

Jumat, 14 Januari 2022

S. Yohanes dari Salib

1Samuel 8:4-7.10-22a

Mazmur 89:16--19

Markus 2:1-12


“Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --- Markus 2:10


ANAK MANUSIA adalah salah satu gelar Yesus yang sering kali dipakai. Menurut catatan sampai  80 kali digunakan dalam Injil. Yang menggunakan gelar itu hanya Yesus sendiri untuk menunjuk  pada Diri Yesus sendiri, bukan dari orang lain yang menyebutnya.

Dalam Injil hari ini dikisahkan Yesus menyembuhkan  seorang lumpuh. Menurut pandangan orang Yahudi waktu itu, sakit-penyakit – termasuk lumpuh- diakibatkan oleh dosa pribadi orang bersangkutan. Setelah tilam tempat orang lumpuh dibaringkan , diturunkan dari atas atap dan  sampai di depan Yesus dan Yesus melihat iman mereka, Ia bersabda, “Hai anak-Ku dosamu sudah diampuni!” (Mrk 2:5). Uncapan Yesus itu membuat kaget para ahli Taurat yang hadir, “Ia menghujat Allah” (Mrk 2:7). Mengampuni dosa adalah hak prerogatif Allah ! Bagi mereka Yesus hanya manusia biasa seperti mereka, mengapa menge-‘klaim’ mempunyai kuasa mengampuni seperti Allah  ? Ia menghujat!

Dan Yesus, dengan menyebut Diri-Nya sebagai Anak Manusia  pertama kali dalam Injil Markus ini menjawab dengan tegas , “… Tetapi  supaya kamu tahu bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa”- berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu, “…bangunlah  dan angkatlah tempat tidurmu …” (Mrk 2:10-12).

Sebelum terangkat ke surga, Yesus menyatakan bahwa Diri-Nya tidak hanya berkuasa ‘mengampuni dosa’ tetapi Dia menyatakan, “Kepada-Ku diberikan segala kuasa di surga dan di bumi” (Mat 28:18). Yesus memiliki kuasa yang tidak terbatas. Dia dapat mengampuni dosa orang yang bersalah - Ia berkuasa mengampuni di bumi ini dan nanti di akhirat- , membangkitkan orang mati, menyembuhkan orang sakit. mengusir roh jahat dan lain sebagainya.

Karena itu sungguh suatu kebanggaan luar biasa bila kita telah menjadi pengikut-Nya, karena kita pun lalu mendapat warisan  segalanya. Jadi, kalau kita baru kerepotan dan mencari pertolongan, sama sekali tidak ada gunanya dan salah-lah , kalau  kita lalu  mencari ‘orang pinter’ atau ‘kuasa-kuasa’ lain di luar Yesus.  Cukup percaya kepada Tuhan Yesus, meski iman kita hanya kecil sebesar biji sesawi. Yesus menegaskah, “Tak ada yang mustahil bagi bagi orang yang percaya” (Mrk 9 23).

Yang perlu kita lakukan adalah selalu percaya kepada-Nya, berserah pada kehendak-Nya, dan lakukan yang terbaik sesuai petunjuk-Nya. Jangan kita memaksa-Nya, nanti kita kecewa. Kita persilahkan Dia bertindak selaras kebebasan-Nya sesuai dengan waktu-Nya. Dia selalu dan senantiasa menyertai kita dalam segala masalah kehidupan. Dan kita yakin, “Tiada hal yang mustahil bagi Allah” (Luk 1: 37).  (DAG  / Agus G.)

 

DOA: Tuhan Yesus, hanya kepada-Mu-lah kuserahkan seluruh jiwa dan ragaku. Engkaulah sumber kekuatan dan pengharapanku.

JANJI: “Berbahagialah bangsa yang tahu bersorak-sorai, ya TUHAN, mereka hidup dalam cahaya wajah-Mu”  Mazmur 89:16

PUJIAN: Santa Theresa dari Kalkuta, selalu berserah pada kehendak Tuhan, khususnya dalam  berbagai kondisi mengkuatirkan dalam pelayanannya. Dan pada akhirnya  semua masalah tersebut dialami oleh Ibu Theresa dapat terselesaikan dengan baik.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.