KUASA DOA

26 February 2022

Jumat, 27 Februari 2022

Yakobus 5: 13-20

Mazmur 141: 1-3,8

Markus 10: 13-16

 

“Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan,

sangat besar  kuasanya”

Yakobus 5: 16

 

PERNAHKAH MENGALAMI ada bom meledak dalam jarak dekat? Wow, dasyat. Ingat Bom Atom dalam Perang dunia II, meluluh lantakan dua kota di Jepang, Hiroshima dan Nagasaki. Itulah kekuatan ledakan bom. Seandainya kita berada dekat korban ledakan dasyat itu, tentu hidup kita akan berubah gaya dan pola  hidup kita .

Demikian pula Doa.  Relasi intim dengan Tuhan Allah lewat doa mau tak mau mengubah hidup kita, cara pandang dan cara  bertindak kita. Ledakan bom merusak , tetapi kuasa Doa membuat kita lebih kuat, lebih bijak lebih berdaya tahan dan lebih berpeduli. Kalau kita berkontak dengan Allah lewat Doa, kita dirubah oleh rahmat-Nya, kuasa jahat yang ada di seputar kita diredam, kita menjadi bebas, dibebaskan dari kuasa jahat, dijauhkan dari dosa.

Bagi kita orang Katolik, Doa  itu adalah berbincang akrab dengan Tuhan Allah, antara  Dia sang Pencipta dan kita ciptaan-Nya. Dan kita telah diangkat menjadi anak-anak-Nya dalam Kristus. Kuasa itu bekerja sewaktu kita berbincang dengan Tuhan. Dan itu ada kuasa. Dan kuasa itu membawa penyembuhan rohani, jiwa dan tubuh kita. Kuasa Doa membuat diri kita yang lemah menjadi kuat, yang ketakutan menjadi percaya diri. yang berduka lalu terhibur dan yang tidak sefaham menjadi bisa saling memahami. Dan Doa itu:

  • bekerja dalam hidup kita dan dalam hidup orang-orang seputar kita;
  • tidak setiap doa itu dikabulkan sebagaimana kita kehendaki, tetapi meski tak dikabulkan tetap merubah hati kita;
  • sarang-sarang musuh dalam diri kita dihancurkan, yang sebelumnya kita mengira kita tak mungkin bisa merubahnya; atau tak mungkin bisa menjadi sumber kekuatan kita;
  • membantu kita untuk bertobat dan mengampuni dan membawa pembebasan di tempat-tempat di mana kita sebelumnya menjadi tahanan atau diperbudak bertahun-tahun;
  • Dan semuanya itu memuncak dalam merubah diri anda sebagaimana anda sendiri memohonnya.

Itu semua juga lalu menggerakkan diri kita dengan tak-terbayangkan, untuk lebih  rajin berdoa dan banyak berdoa bagi sesama kita - saudara dan sahabat. Juga ini akan menggerakkan diri anda untuk memberikan apa saja yang telah anda  terima dari Allah: kasih-Nya, penyembuhan-Nya, hikmat-Nya dan kuat kuasa-Nya untuk mengubah hidup anda.

Kalau rahmat Allah ‘jatuh’, akan meledak dasyat dan berdampak luar biasa pada diri anda dan kita, seperti dasyatnya ledak ‘bom atom’. (S.Widjojo)

 

DOA     : Ya Bapa, bantulah diriku mengalami kuat kuasa-Mu bekerja dalam hidupku sewaktu aku berdoa. Penuhilah diriku dengan kasih-Mu !

JANJI  : “Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil ini, ia tidak akan masuk ke dalamnya”  Markus 10: 15

PUJIAN: Kita tentu kenal dengan Santa Teresa dari Kanak-kanak Yesus (1873-1897), yang kita peringati tiap tanggal 1 Oktober. Hidup, doa dan matiraganya, ia persembahkan kepada Yesus untuk bertobatnya orang-orang yang belum mengenal Yesus sang Penebus. Doa-doa dasyat merubah hidup banyak orang. Karena kuasa doanya Santa Teresia dijadikan pelindung karya Pewartaan Injil kedua sesudah Santo Fransiskus Xaverius.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.