KUASA ILAHI
13 December 2021
Senin, 13 Desember 2021
St. Lusia
Bilangan 24:2-7.15-17a
Mzm 25:4bc-5ab.6-7c.8-9
Matius 21:23-27
“Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu?
Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu?”
Matius 21:23b
SEORANG GEMBALA gereja di Kalimantan, diberitakan, dapat menyembuhkan berbagai penyakit (terutama sakit fisik). Pelayanan penyembuhannya begitu luar biasa dan hingar bingar sampai terdengar sampai ke seluruh masyarakat Indonesia. Begitu padatnya penderita yang datang memeinta didoakan agar mendapatkan kesembuhan. Ini menimbulkan kerumunan massa sampai menyebabkan untuk sementara tempat tersebut ditutup oleh aparat setempat karena melanggar protokol kesehatan.
Ada orang yang mempunyai kuasa, dalam dan atas nama Tuhan Yesus, karena doa dan sentuhan tangannya menyembuhkan sakit penyakit dan melepaskan orang dari kuasa gelap. Kemampuan seperti ini dilihat dari kacamata manusia biasa adalah suatu yang keniscayaan. Dan itu merupakan mukjizat di masa kini. Ini adalah salah satu contoh seseorang di masa kini yang menjadi viral karena dikaruniai kuasa penyembuhan dari Yesus. Dan karunia menyembuhkan ini harus digunakan untuk melayani sesama yang membutuhkan penyembuhan. “Mereka meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh” (Mrk 16:18).
Dalam Gereja Perdana, Paulus menguraikan adanya rupa-rupa karunia, “Kepada tiap-tiap dikaruniakan pernyataan Roh untuk kepentingan bersama. ….kepada yang seorang Roh yang memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan” (1 Kor 12:4. 9) dst. Jadi kita percaya, Tuhan tetap kuasa untuk memberikan karunia-karunia-Nya kepada kita untuk kepentingan bersama. Mukjizat-mukjizat yang kita saksikan adalah bentuk tindakan Tuhan Allah yang nyata dan ada dalam kehidupan kita baik dulu, sekarang dan selamanya. (Fransikus Setiawan)
DOA: Allah Bapa di Surga, sadarkanlah kami selalu akan kehadiran-Mu melalui Roh Kudus, yang memberikan jaminan keselamatan kepada kami, jasmani dan rohani, dalam hidup sekarang dan nanti.
JANJI: “Tuhan itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat”. Mazmur 21:8
PUJIAN: Santa Lusia dari Siracuse (283–304), adalah seorang martir yang tewas pada Penganiayaan Diokletianus. Ia dimuliakan sebagai orang kudus oleh Gereja Katolik Roma, Gereja Ortodoks, Persekutuan Anglikan dan Lutheran. Nama Lusia , sebagai nama pelindung, tetapi juga sebagai nama pribadi dan panggilan.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ