KUASA MENYEMBUHKAN
28 October 2024
Senin, 28 Oktober 2024
Efesus 2:19-22
Mazmur 19:2-3.4-5
Lukas 6:12-19
"Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena dari pada-Nya keluar suatu kuasa dan semua orang itu disembuhkan-Nya." --- Lukas 6:19
KESEMBUHAN ITU adalah hal yang sangat diinginkan oleh semua orang yang sedang sakit. Namun kesembuhan yang Yesus berikan bukan hanya keseambuhan secara fisik belaka, tetapi secara Rohani.
Yesus adalah Allah yang Maha Kuasa dan Maha Besar, Ia dapat menjadikan segala sesuatu, yang tidak mungkin menjadi mungkin, asalkan segala sesuatunya dilandaskan dengan iman yang teguh. Seperti halnya dengan sakit yang kita alami. Kita harus berserah dan percaya bahwa kesembuhan itu pasti terjadi, namun kita tidak akan pernah tahu, kapan kita akan menerimanya.
Orang-orang seperti dalam ayat ini, berusaha menjamah jubah-Nya dan kuasa penyembuhan keluar untuk menyembuhkan mereka yang percaya. Namun sering kali kita tidak mempunyai iman yang besar, seperti mereka, kita sering meragukan apakah Tuhan akan menyembuhkan atau tidak. Padahal cukup dengan percaya saja, maka kuasa penyembuhan itu akan terjadi. Penyembuhan yang seturut kehendak Tuhan. Mari kita belajar untuk mempunyai iman yang besar dan terus menggantungkan harapan kita hanya kepada-Nya. (AIM)
DOA: "Ya Tuhan ajarilah kami untuk selalu menggantungkan harapan kesembuhan kami, hanya kepada-Mu. Karena Engkau yang berkuasa atas segala penyakit yang kami alami, Amin."
JANJI: "Meskipun tidak berbicara dan tidak memperdengarkan suara, namun di seluruh bumi bergaunglah gemanya dan amanat mereka sampai keujung bumi." - Mazmur 19:5
PUJIAN: 28 Oktober diperingati untuk menghormati Santo Simon dan Yudas, Rasul. Nama keduanya sering disebutkan secara serentak secara berurutan dalam injil-injil-injl Sinoptik karena keduanya sama mengalami Nasib sebagai martir di negeri Persia (sekarang Iran). Simon yang dijuluki 'Si Zelot', yang berarti 'yang rajin', 'yang meluap semangatnya' dalam mempelajari dan menaati Hukum Taurat Yahudi. Ia orang Kanaan yang dipanggil Yesus menjadi RasulNya. Kisah hidupnya dan karyanya sebagai rasul sama sekali tidak dicantumkan di dalam Injil-injil, kecuali pencantuman namanyDalam tradisi Barat yang tertera di dalam Liturgi Romawi disebutkan bahwa ia pernah mewartakan Injil di Mesir, kemudian bergabung dengan Yudas pergi ke Mesopotamia, dan dari sana mereka pergi sebagai misionaris ke negeri Persia, Iran hingga menemui ajalnya sebagai martir. Yudas yang disebut juga Tadeus yang berarti 'yang berani' adalah saudara rasul Yakobus Muda. Tradisi mengakui dia sebagai penulis Surat Yudas, yang berisi dorongan semangat dan peneguhan kepada umat Kristen yang berada dalam krisis akhlak pada masa itu. Namanya dimunculkan dalam Injil Yohanes pada waktu Yesus mengadakan Perjamuan Terakhir. Dialah yang bertanya kepada Yesus: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau menyatakan diriMu kepada kami; dan bukan kepada dunia?" Jawab Yesus: "Jika seseorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firmanKu dan BapaKu akan mengasihi dia dan kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia." (Yoh 14: 22, 23). Setelah kenaikan Yesus, tak ada cerita Kitab Suci tentang karya Yudas. Menurut tradisi, Yudas mewartakan Injil di Mesopotamia sebelum bergabung bersama Simon di Persia, di mana keduanya bersama-sama menemui ajal sebagai martir Kristus. Santo Yudas dihormati Gereja sebagai pelindung bagi orang-orang yang mengemban tugas-tugas yang sulit.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)