LAHIR BARU
12 April 2021
Senin, 12 April 2021
Kisah Para Rasul 4:23-31
Mazmur 2:1--9
Yohanes 3:1- 8
“... Sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.” ---- Yohanes 3:5
SETIAP MANUSIA diciptakan secitra dan segambar dengan Allah. Tetapi ketika manusia jatuh ke dalam dosa, dosa yaitu mencoreng gambar dan rupa Allah yang ada dalam diri kita. Relasi kita dengan Allah terputus karena adanya dosa. Untuk memulihkan kembali hubungan dengan Allah kita perlu mengadakan kelahiran baru dengan melakukan pertobatan. Seperti yang dikatakan Yesus kepada Nikodemus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
Setiap orang Katolik yang sudah dibaptis telah menerima kelahiran baru. Kita semua yang telah dibaptis telah dibebaskan dan dibersihkan dari dosa-dosa kita, menanggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru dalam hidup kita (Ef 4:20-30), hidup sebagai ‘anak-anak terang’ (Ef 5:8-9)
Melalui baptis kita dijadikan baru dan bersih. Namun, apakah kita senantiasa sanggup menjaga kemurnian kita itu? Untuk menjaga agar kita selalu bersih dan baru, maka hendaklah kita memperbaharui janji-janji Baptis kita, ‘menyangkal setan’, menyambut Sakramen Tobat, mengikuti rekoleksi dan retret bila ada, meski lewat ‘online’. Dengan demikian hidup kita akan dipimpin oleh Roh Kudus dan menghasilkan buah-buah Roh Kudus (Gal 5: 22-23). Akhirnya hendaklah kita selalu percaya dan bersandar pada kekuatan Kuasa Allah. (PIN)
DOA: Allah Bapa yang penuh kasih, meskipun sdh dibaptis tapi aku masih suka melakukan keinginan sendiri yang bukan kehendak-Mu. Bantulah aku ya Allah, agar Roh Kudus bertahta dan berkuasa atas hidupku. Amin.
JANJI: “Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu”. --- Mazmur 2:8
PUJIAN: Setelah mengalami lahir baru dalam Roh, saya menjadi lebih berserah dan percaya kepada Tuhan, lebih bertekun dalam doa dan merenungkan sabda-sabda-Nya.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ