LATAR BELAKANG KELUARGA

24 March 2023

Jumat, 24 Maret 2023

Hari Biasa Pekan Prapaskah IV

 

Keb. 2: 1a,12-22;

Mzm 34:17-18,19-20,21,23;

Yohanes 7:1-2,10,25-30.

  

“Sebab saudara-saudara-Nya sediripun tidak percaya kepadaNya. Maka jawab Yesus kepada mereka: ‘Waktu-Ku belum tiba, tetapi bagi kamu selalu ada waktu.”

Yoh 7: 5-6

 

Pada saat Orde Baru berkuasa, cap keluarga PKI (Pantai Komunis Indonesia) sangat menakutkan. Pemerintah Orde Baru bertindak keras terhadap orang- orang PKI dan keluarganya. Sampai-sampai anak cuc orang PKI yang sudah tidak tahu dosa orang tuanya tetap diberlakukan tidak adil. Demikianlah asal- usul bisa sangat berpengaruh pada hidup seseorang. Pengaruh asal-usul itu bisa positif atau juga negatif. Yang negatif ya seperti nasib warga keturunan orang PKI itu. Sebaliknya orang bisa sangat diuntungkan karena menyebut asal-usulnya, misalnya sedaerah atau bahkan punya hubungan darah dengan pejabat tertentu. “Saya ini masih terhitung keponakan bapak Bupati lho”. Nah, orang itu mungkin akan diperlakukan khusus pada waktu mempunyai urusan di kantor kabupaten.

Soal pengaruh asal-usul ini ternyata juga dialami oleh Yesus. Pada bacaan Injil hari ini, orang-orang Yahudi kesulitan untuk percaya kepada Yesus karena mereka tahu asal-usul Yesus. “Tetapi tentang orang ini (Yesus) kita tahu dari mana asal-Nya, tetapi bilamana Kristus datang, tidak ada seorang pun yang tahu dari mana asal-Nya” begitu kata mereka. Demikianlah saat orang-orang Yahudi itu mengikuti logika pemikirannya sendiri, mereka menjadi sulit beriman kepada Yesus. Kemanusiaan Yesus yang bercirikan historis, yakni bahwa Ia lahir dan hidup pada zaman tertentu dan di suatu tenpat tertentu, ternyata menjadi hambatan orang untuk percaya kepada- Nya.

Mengapa kita juga sering sulit percaya kepada Tuhan? Salah satu jawabannya adalah karena kita terlalu mengikuti perhitungan dan logika umum, yakni yang lazimnya berlaku dalam masyarakat. Iman dan kepercayaan itu merupakan tindakan keyakinan yang berani melampaui apa-apa yangdianggap umum dan wajar. Untuk beriman orang ditantang mau berpikir dan bersikap secara lain dan alternatif. (EM)

 

DOA            Semoga kami berani melangkah demi Iman.

 

JANJI “Mungkinkah pemimpin kita benar2 sudah tahu, bahwa Ia adalah Kristus? Tetapi tentang orang ini kita tahu dari mana asalanya; Tetapi bilamana Kristus datang , tidak ada seorangpun yang yang tahu dari mana asala-Nya !”Yoh 7 : 26-27

 

PUJIAN Ulang Tahun orang kudus pada hari kematiannya. Kalau kita menghadiri Misa khususnya harian selalu ada ujud doa atau intensi, antara lain: agar sukses dalam stusi, bekerja dsb. Ada juga yang mendoa untuk hari ulang tahun hidupnya, ulang tahun perkawinannya. Untuk orang kudus kita memperingati bukan hari kelahirannya melainkan hari kematiannya(hari lahir masuk surga) atau hari dia menjadi martir di Surga. Karena itulah kita mengenang ulang tahun kematiannya saudara/I kita yang telah meninggal untuk mengenang, umpama mengenang atau memperingat 3 hari, 10 hari, 40 hari, 100 hari, 1 tahun dll.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.