LEBIH DARI BAPTIS PERTOBATAN
30 May 2022
Senin, 30 Mei 2022
Kisah Para Rasul 19: 1-8
Mazmur 68: 2--7
Yohanes 16: 29-33
“Sudahkah kamu menerima Roh Kudus ketika kamumenjadi percaya ?”
Kisah para Rasul 19: 2
KALAU KITA hanya mengetahui bahwa Baptis itu berarti menghilangkan dosa asal dan menghapus dosa-dosa kita pribadi, boleh dikata kita baru mengenal Baptis Pertobatan, Sedangkan Baptis kita sebagai orang katolik jauh dari itu , jauh lebih luhur dan kaya dalam anugerah-anugerah yang kita terima sewaktu kita dipermandikan.
Sebelum Yesus tampil di muka umum, Yohanes Pemandi -sepupu Yesus- yang membaptis banyak orang dengan Baptis Pertobatan untuk pengampunan dosa . Tetapi Yohanes juga mengatakan bahwa sesudahnya akan datang Seseorang yang akan membaptis dalam Roh Kudus. Yang dimaksudkan ‘Seseorang’ ialah Yesus dari Nazaret. Umumnya murid Yesus adalah alumni murid Yohanes. Dan Yesus dalam akhir hidup-Nya, bersabda kepada para murid-Nya yang sudah tiga tahun menyertai-Nya, untuk membaptis orang-orang dalam Nama Bapa, Putera dan Roh Kudus.
Baptis dimaksud sebagai tanda awal hidup yang dibimbing di bawah kuasa Roh Kudus. Intinya, Baptis mengantar orang ke dalam kesatuan dengan Umat-Nya, yaitu Gereja, untuk mengenal dan menerima Yesus, serta mengalami kuat kuasa kebangkitan-Nya dalam hidup kita - sesuatu yang hanya Roh Kudus-lah yang bisa menganugerahi kita. Roh Kuduslah yang mengantar kita berjumpa dengan Tuhan Yesus. Dia-lah pula yang bisa membuat kita menjadi ‘ciptaan baru’, anak-anak angkat Allah, ikut ambil bagian dalam kodrat ilahi, anggota Tubuh Kristus, menjadi ahli waris bersama-Nya dan kita menjadi Bait Roh Kudus (KGK, 1265).
Tidakkah karunia-karunia Baptis itu sangat pantas dan layak kita rayakan ?! Kalau kita ingin mengalami berkat-berkat tersebut dalam hidup kita, bukan sekedar mendapat informasi akan buah-buah Baptis untuk kita, perlu kita memohon Roh Kudus dengan karunia-karunia-Nya, yang akan dicurahkan kepada kita secara gratis kepada kita yang memohonnya.
Seperti apa yang ditanyakan Paulus kepada orang-orang di Efesus, kita bertanya kepada diri kita sendiri, Baptis apakah yang kita terima ?! Baiklah mohon kepada Roh Kudus agar berkenan membuka pintu untuk masuk ke dalam khasanah yang luar biasa luhurnya atas kedudukan kita , yang telah kita terima sewaktu kita dibaptis. Roh Kudus tentu berkenan menyatakan Yesus kepada kita dengan cara yang merombak dan merubah hidup kita.
Dengan Baptis kita tidak hanya dikeluarkan dari kegelapan ke terang, dari kematian ke hidup, tetapi dijadikan ciptaan baru yang bisa memantulkan sang Sumber Sinar dijadikan garam dan ragi kehidupan di dalam masyarakat.
Dengan kepenuhan Sakramen Inisiasi - Krisma dan Ekaristi-, kita ikut dipilih dan diutus untuk mewartakan Injil dan membaptis orang-orang, dan membangun komunitas kaum beriman . Perutusan itu semua dapat kita laksanakan dengan urapan Roh Kudus. (SW)
DOA: Terima kasih ya Yesus, telah memberi kami Roh Kudus dan Engkau beri kami bagian kuasamu berkat kebangkitan-Mu !
JANJI: “Dalam dunia ini kamu akan menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia” Yohanes 16: 33
PUJIAN: Umat yang merayakan Misa Malam Paska dan berkesempatan ‘memperbaharui Janji-janji Baptis’ diingatkan oleh pastor yang memimpin pembaruan agar umat tidak mengikuti sekedar ritual atau basa-basi saja benar-benar ingat akan peristiwa Baptis masing-masing dan lebih-lebih saat mendapat pencurahan Roh Kudus untuk mengawali hidup baru.
Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ