LEPASKAN
06 November 2024
Rabu, 6 November 2024
Filipi 2: 12-18
Mazmur 27:1.4.13-14
Lukas 14:25-33
"Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku." --- Lukas 14:33
BARANGSIAPA TIDAK memikul salibnya dan mengikuti Aku ia tidak dapat menjadi murid-Ku. Ada 2 hal yang disampaikan Yesus, memikul salib dan walaupun itu berat masih belum cukup mesti ditambahkan mengikuti Yesus. Memikul salib saja tidak cukup kalau tidak mengikuti Yesus. Mengikuti Yesus saja tidak cukup bila tidak memikul salib. Keduanya tak dipisahkan mesti dijalani bersama-sama kalau kita mau menjadi murid Nya. Menjadi murid berarti punya kesempatan untuk menjadi seperti Guru. Bagaimana bisa seorang memikul salib dan mengikuti Yesus? Jalan
jalan yang ditempuh Yesus bukan jalan-jalan yang mudah, kita boleh saja melihat jalan-Nya adalah penuh dengan mujizat tetapi jalan-Nya juga penuh pertentangan dan juga kesedihan, penolakan, penghianatan juga penderitaan. Bagaimana bisa kita membawa beban salib kita yang juga berat ditambah mengikuti jalan-jalan Yesus yang tidak biasa?
Ayat-ayat selanjutnya menjelaskan bagaimana hal-hal tersebut menjadi mungkin, cerita tentang seorang raja yang mempersiapkan diri, mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan penyelesaian hal-hal yang sedang dihadapinya, ayat yang lain menyatakan bahwa seseorang tidak menjadi terikat pada apapun dalam mengambil keputusan karna hal tersebut akan memperlemahkannya dalam mengambil keputusan secara bebas. Dan setelah 2 hal tersebut dilakukan adalah meletakkan diri hanya sebagai murid Tuhan yg artinya hanya pada Tuhan saja ketergantungan dan pertimbanganku.
Persiapkan diri dengan segala kemampuan kita, melepaskan diri dari keterikatan kita dan akhirnya mengikuti Yesus saja sebagai murid yang patuh dan setelah ketiganya dilakukan secara konsisten dan berterusan, boleh kita mengharapkan perkembangan iman dan kekuatan seperti Sang GURU. (T. Wahyu)
DOA: "Roh Kudus, ajar kami memahami ajaran Yesus yang sungguh membangun sekaligus berat ini, beri kami kekuatan menjalani apa yang diajarkan Guru kami, Agar kami boleh menjadi layak dihadapan ALLAH. Kekuatan, pengertian dan pengajaran dari Mu saja, Roh Kudus yang akan memampukan kami menjalani dan berhasil dalam perjalanan ini, Amin.
JANJI: "Nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah Tuhan!" - Mazmur 27: 14
PUJIAN: Leonardus dari Noblac seorang bangsawan yang merasa terpanggil untuk menjalani hidup bakti kepada Tuhan. Ia mengundurkan diri dari dinas militer. Ia lalu menjadi murid Santo Remigius, dan di bawah bimbingan Remigius, ia mulai belajar berdoa, dan berkarya bagi Tuhan. Setelah itu ia masuk biara Micy di bawah asuhan Santo Magiminus. Leonardus hidup menyendiri di hutan rimba Limoges. Di sana ia membangun sebuah gubuk sebagai tempat berdoa dan bertapa. Dalam doa dan tapa yang keras itu, Leonardus mencapai suatu tingkat kehidupan rohani yang tinggi. Ia dikaruniai kemampuan menyembuhkan berbagai penyakit dengan doa-doanya. Konon ia menyembuhkan permaisuri Raja Clovis dari penyakit yang dideritanya. Sebagai ucapan syukur raja menghadiahi dia sebidang tanah, untuk mendirikan biaranya. Biara ini kemudian terkenal sebagai pusat pewartaan Injil untuk daerah-daerah di sekitarnya. Leonardus wafat di biara itu pada pertengahan abad ke-6.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)