MAKNA HANCURNYA YERUSALEM
24 November 2022
Kamis, 24 November 2022
St. Andreas Dung Lac, ImdkkMrt
Wahyu 18:1-2.21-23;19:1-3.9a
Mazmur 100:2.3.4.5
Lukas 21:20-28
“Pergilah kamu hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.”
Wahyu 18:4
Yesus meramalkan bencana yang akan terjadi pada Yerusalem dan kehancuran dunia. Para murid terkejut akan ramalan itu. Menurut para murid, Yerusalem adalah tempat suci karena bait Allah ada di sana dan setiap orang pergi ke Yerusalem untuk menyembah Allah. Kalau Yerusalem hancur, ke mana orang-orang menyembah Allah. Pergulatan ini menyelimuti pemikiran para murid akan ramalan kehancuran Yerusalem.
Tidak hanya itu, para murid juga dikejutkan oleh ramalan Tuhan Yesus tentang kehancuran dunia. "Akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa Allah akan guncang" (Luk. 21:25-26). Dan Tuhan Yesus juga menguatkan para murid, "Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat" (Luk. 21:28).
Ramalan ini terjadi. Menurut sejarawan Yahudi, Flavius Josephus, Yerusalem hancur tahun 70. Tentara Roma menyerbu Yerusalem dan satu juta seratus ribu orang meninggal waktu itu. Jumlah yang meninggal begitu besar karena pada waktu itu banyak penziarah dari seluruh negeri yang datang untuk merayakan Hari Raya Paskah.
Ramalan kehancuran dunia itu juga terjadi dalam kehidupan kita dengan adanya bencana-bencana alam yang terjadi dalam hidup kita. Masih segar dalam ingatan kita akan berbagai bencana dalam kehidupan kita, terutama bencana tsunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 yang membawa banyak korban dan kehancuran di mana-mana. Mengalami itu semua, kita tetap diminta untuk mengarahkan diri kita kepada Tuhan Yesus agar kita tetap tabah dan senantiasa memuliakan Dia dengan menolong sesama yang menderita. (SW)
DOA Ya Yesus semoga pada peringantan para Martir Andreas Dung Lac dan teman-temannya dari Korea meneguhkan iman kami untuk tetap setia pada-Mu dan bersaksi pada-Mu.
JANJI Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat.(Luk 21:20)
PUJIAN Pewartaan Iman sampai ke Asia. Berkat pewartaan Santo Fransisku Saxerius Kita baik rakyat indonesia, Malaysia, Filipina dan Jepang mengenal dan menerima Yesus sebagai Juru Selamat lewat pewartaannya, tetapi lahirnya Gereja di Korea lain ceritanya, yakni banyak yang menerima Yesus berkat adanya pewarta-pewarta awam Korea yang telah menerima Yesus di China. Dan dengan gigihnya Umat Kristiani di Korea berkembaang lebih cepat dengan berkat adanya Martir seperti Andrras Dung Lac, darah para Martir adalah benih umat Kristiani.
Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ