MARI MEWUJUDKAN KERAJAAN ALLAH
11 November 2021
Kamis, 11 November 2021
St. Martinus dr Tours, Uskup
Kebijaksanaan 7:22--8:1
Mazmur 119:89.90.130.135.175
Lukas 17:20-25
“Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu." Lukas 17:21
KERAJAAN ALLAH (KA) itu bukan di Surga sana saja, tetapi Ia sudah hadir di dunia ini. Allah meraja baik di surga maupun di dunia. Dengan mencipta langit dan bumi, Allah berkuasa dan meraja di alam semesta. Dengan diutus-Nya Yesus sebagai Penebus, Allah meraja dan memerintah di hati kita, meraja di masyarakat ramai dengan menumbuhkan ‘tunas keadilan dan kebenaran’ (Yer 33:14-15). Dengan datangnya Yesus, KA hadir di bumi (Mat 3:2). Kita menyambut KA dengan pertobatan dan percaya kepada Injil (Mrk 1:3).
Tepatlah isi kalimat ketiga dari doa Bapa Kami: “Datanglah kerajaan-Mu, di atas bumi seperti di dalam Surga.” Kita yang telah menjadi anak-anak Bapa dalam Yesus , memang bertugas menghadirkan KA di bumi ini dengan pewartaan dan kesaksian hidup. Dengan demikian KA datang ke dalam masyarakat, tepatnya di antara kita ( Luk 17:21). KA bukanlah suatu daerah geografis yang statis, tetapi dinamika hidup kita yang menghayati dan melakukan ajaran Yesus, yang menghasilkan suasana penuh damai dan cinta kasih serta keadilan, tidak ada iri hati, kesombongan, perasaan egois dan lain-lain; semuanya ingin saling tolong menolong dan juga saling menghargai.
Meski KA suatu realitas yang perlu kita hayati, tetapi KA tetap suatu ‘misteri’. Karenanya Yesus menjelaskannya selalu dalam pelbagai macam bentuk perumpamaan (Mat 13).
Karena itu marilah kita membangun KA di sekitar kita, di lingkungan kita, dalam masyarakat kita. Siapkah kita? Siap atau tidak siap, itulah tugas kita. Kita perlu melaksanakan segera. Percayalah Allah akan menyertai setiap langkah kita untuk mewujudkannya.
Untuk mewujudkan hal ini, semua perlu dimulai dari diri kita sendiri dahulu. Dengan kita berubah menjadi ‘manusia baru’ (Ef 4:17-34), kita lalu menghayati hidup ini ‘sebagai anak-anak terang’ (Ef 5:1-21), yakni hidup di bawah bimbingan Roh Kudus (Gal 5:16-26). Tanpa kita sadari kita akan menjadi ‘garam’ dan ‘terang’ , menjadi ‘influencer’ dalam masyarakat yang membuat orang lain pun berubah. Maka jumlah umat yang berkeinginan untuk menjadi warga KA , dengan berubah hidupnya (bertobat) dan menerima Yesus , akan terus semakin bertambah dan berlimpah.
Dan jangan lupa kita perlu memulainya sekarang juga, jangan menunda-nunda lagi. Karena bila ditunda kemungkinan besar hal itu tidak akan terwujud. Jadi marilah kita mulai mengajak beberapa teman kita, tidak usah menunggu banyak, tetapi cukup cari satu atau dua orang, dan mulai sekarang juga. Dengan perkenaan Tuhan Yesus, maka KA dapat segera kita hadirkan di antara kita. (D. Agus Goenawan).
DOA: Tuhan Yesus, ajarilah aku agar dapat menghadirkan Kerajaan-Mu di dunia ini. Aku sadar, bahwa akulah yang perlu berubah lebih dulu dan perlu melakukannya sekarang juga, mulai dari kelompok yang kecil. Amin.
JANJI: “Sinarilah hamba-Mu dengan wajah-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.” Mazmur 119:135
PUJIAN: Paus Yohanes Paulus II sudah menghadirkan Kerajaan Allah saat beliau mengampuni Mehmet Ali Agca yang hendak membunuhnya.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ