MARIA PENGANTARA KITA

07 January 2023

Sabtu, 7 Januari 2023

Sabtu pertama: sabtu Imam

1Yohanes 5:14-21

Mazmur 149:1-2,3-4,5,6a,9b;

Yohanes 2:1-12


“Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.". Lalu kata Yesus kepada mereka:"Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun membawanya.” --- Yohanes 2:4,8


EMPAT PULUH tahun yang lalu, seorang pembimbing rohani menceritakan suatu kisah nyata. Ada seorang laki-laki yang setiap malam bermabuk-mabukan. Istrinya mendatangi pembimbing rohani tersebut, sang katekis memberikan saran : “berdoalah tanpa jemu-jemu”. Mulai saat itu sang istri berdoa Rosario setiap malam, hingga suatu ketika ditengah malam, sang suami yang dalam keadaan mabuk pulang ke rumah. Sesampainya di teras ia terjatuh didepan pintu masuk rumahnya, namun ia berusaha bangkit, saat itulah dari balik kaca nako pintu rumahnya, ia melihat istrinya menggenggam Rosario sambil berdoa, melihat hal itu menangislah sang suami dan ia masuk ke dalam rumahnya lalu bersimpuh di kaki istrinya seraya meminta maaf, sejak saat itu sang suami tidak pernah bermabuk-mabukan lagi dan mereka menjadi keluarga yang kembali baik seperti sedia kala, sebuah mujizat telah terjadi.

Tidak semua umat yang mengimani Yesus sebagai Tuhan, datang kepada Yesus melalui bunda Maria, mereka meyakini bahwa datang kepada Yesus secara langsung adalah yang paling tepat. Injil hari ini adalah landasan Biblis (Alkitabiah) bagi umat Katolik yang datang kepada Yesus melalui perantaraan bunda-Nya, Maria.

Yesus dan ibu-Nya serta para murid-Nya datang ke pesta perkawinan di Kana. Saat itu mereka kekurangan anggur dan Maria berkata kepada Yesus bahwa Mereka kehabisan anggur. Kata Yesus kepada ibu-Nya : “Mau apakah engkau daripada-Ku ibu? Saat Ku belum tiba. Meskipun Yesus diawal menolak, namun akhirnya Ia mengabulkan juga apa yang diminta ibu-Nya dan terjadilah mujizat pertama yang dibuat Yesus yaitu mengubah air di dalam tempayan menjadi Anggur.

Di dalam lembar teks doa Novena Tiga Salam Maria ada tertulis “belum pernah ada orang yang datang padamu (Maria) dan memohon pertolonganmu engkau biarkan begitu saja”, di sinilah letak keimanan yang tanpa ragu bahwa bunda Maria yang membawa doa orang beriman kepada Yesus pasti akan dikabulkan. Mungkin Yesus akan mengatakan bahwa belum waktunya untuk dikabulkan, namun karena bunda-Nya yang memohon maka umat beriman yakin bahwa doanya pasti dikabulkan sesuai dengan kehendak-Nya dan bukan kehendak kita. Dengan iman yang tanpa ragu, marilah kita serahkan segala permohonan kita lewat  Bunda Maria agar beliau membawa doa kita kepada Tuhan kita Yesus Kristus. (SIS).

 

DOA: “Tuhan Yesus, puji syukur kepada-Mu karena Engkau telah memberikan bunda-Mu menjadi bunda Gereja sehingga berkat perantaraan bunda-Mu kami semakin dekat dengan-Mu. Semoga banyak orang datang kepada-Mu melalui perantaraan bunda Maria.”

JANJI: “Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh.” - Mazmur 149:1

PUJIAN: Banyak orang yang doanya dikabulkan oleh Tuhan Yesus melalui perantaraan Bunda Maria dalam doa Novena Tiga Salam Maria, atau rosario. Mereka mengucap syukur dalam intensi Misa di gereja dan membagikan lembar doa novena tersebut yang diletakkan dalam pintu masuk Gereja agar umat yang lain mengetahui bahwa mujizat telah terjadi sehingga umat yang lain dapat mengikuti jejaknya. Banyak umat yang tertarik, mengambil lembar doa itu dan memakai doa seperti tercantum di dalam lembar. Banyak yang beri kesaksian  bahwa doanya didengar Tuhan.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.