MAUKAH ENGKAU SEMBUH?
13 March 2018
Selasa, 13 Maret 2018
Yehezkiel 47:1-9,12
Mazmur 46:2-3,56,8-9
Yohanes 5:1-6
“Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan.” --- Yohanes 5:9a
KALAU KITA baru sakit, kita pasti dalam situasi tidak nyaman. Makan tidak enak. Susah tidur, susah buang air, dan masih banyak keluhan lainnya.
Pada saat seperti itu apakah yang dapat dipikirkan dan dilakukan oleh orang yang sedang menderita sakit? Pikiran dan perasaannya pasti sulit dikendalikan, karena yang dipikirkan dan dirasakannya hanya rasa sakit dan berbagai hal yang tidak enak pada dirinya. Apalagi bila divonnis dokter bahwa kita menderita penyakit berat, pastilah berbagai kekuatiran dan ketakutan terus meliputi diri kita. Dalam saat menderita sakit, kita tidak berdaya dan kita sangat membutuhkan perhatian, bantuan, dan bimbingan dari orang lain.
Yesus menyadari hal itu, karena Ia memiliki empati luar biasa terhadap orang-orang yang menderita dan membutuhkan bantuan-Nya. Hal itulah yang Ia lakukan dan berkata: “Maukah engkau sembuh?” kepada orang yang sudah tiga puluh delapan tahun berbaring di tepi kolam Betesda karena menderita sakit (Yoh 5:5-6).
Yesus adalah dokter di atas segala dokter. Bagi Dia tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan-Nya. Karena itu kalau kita menderita sakit, bukan hanya fisik, tetapi sakit jiwa/pikiran dan sakit roh, maka jalan yang harusnya kita lakukan adalah segera datang kepada-Nya melalui doa yang kita panjatkan. Mohonlah agar Tuhan Yesus memberikan solusi dan jalan bagi penyembuhan atas penyakit yang kita derita. Selain itu tentu saja kita pun perlu bertindak sesuai dengan solusi yang telah diberikan-Nya, seperti yang dilakukan oleh penderita sakit di tepi kolam Betesda, yaitu langsung mengikuti perintah Yesus untuk bangun, mengangkat tilam dan berjalan (Yoh 5:8). Semua dilakukannya tanpa ragu-ragu dan takut, walaupun hari itu adalah hari Sabat. (DAG)
Doa: Tuhan Yesus, berikanlah iman kepada orang-orang yang sakit dan menderita, sehingga mereka mau datang memohon kesembuhan pada-Mu.
Janji: Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti --- Mazmur 46:2
Pujian: Santa Theresa dari Calcuta, engkau telah meneladani Tuhan Yesus dengan cara menawarkan kesembuhan bagi mereka yang menderita sakit, miskin, dan juga bagi para pendosa.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ