MEMAHAMI DAN MENILAI SALAH

12 April 2019

Jumat, 12 April 2019                                         

Yeremia 20:10-13

Mazmur 18:2-3a.3bc-4,5-6,7

Yohanes 10:31-42

 

 "Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku." --  Yohanes 10:37

 

MENJELANG PEMILU saat ini banyak sekali berita-berita hoax (berita bohong) yang ditebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka memanipulasi kebenaran untuk menjatuhkan kelompok yang menjadi lawannya.

Nabi Yeremia mengatakan dalam bacaan pertama "…. Kegentaran datang dari segala jurusan! Adukanlah dia! Kita mau mengadukan dia….!" (Yer 20:10). Maksudnya adalah agar saat kita mendengar berita yang aneh atau bahkan bombastis telitilah berita itu berdasarkan fakta dan data yang benar bukan hanya berdasarkan perasaan subyektif saja lalu menerimanya bulat-bulat. Kita memiliki akal budi untuk berpikir dan menilai serta menimbang-nimbang secara dewasa. Kita diharap menggunakanlah semua sumber daya tersebut agar kita terhindar dari penggiringan opini yang mengarahkan pada perpecahan dan permusuhan.

Dalam bacaan Injil hari ini, ditampilkan sebuah fragmen penilaian yang salah dari para kaum Farisi terhadap Yesus. Ini dikarenakan ketaatan buta pada hukum Taurat. Memahami sebuah aturan itu baik, namun kalau menjalankan peraturan tersebut secara harafiah dan fanatik maka akan menjadi berbahaya. Hukum Taurat yang disampaikan Musa itu bertujuan mengatur perilaku ketaatan umat Israel kepada Allah, sementara Yesus memberikan contoh bagaimana menjalankan ketaatan kepada Allah melalui perbuatan nyata, berdasarkan cinta kepada Allah dan sesama. Kaum Farisi menilai  Yesus  lebih berkuasa dalam pengajaran dan berwibawa karena sabda-sabda-Nya ditunjang oleh mujizat-mukjizat yang Ia lakukan. Karena iri, mereka bermaksud membunuhnya dengan melempari Yesus dengan batu.

Pesan Tuhan hari ini bagi kita adalah: setiap ajakan yang kita dengar melalui pemberitaan haruslah kita mencari kebenarannya terlebih dahulu bukan hanya terima begitu saja. Jika berita itu memang benar, maka terima dan sebarkanlah bila memang bermanfaat bagi orang lain. Pemberitaan dari dan tentang Yesus yang benar, perlu kita laksanakan dengan sungguh-sungguh dan kita sebar-luaskan. (STEV)

 

Doa: Bapa, terimakasih karena Engkau mengutus Roh Kudus bagi kami dan membuat kami percaya bahwa Engkau senantiasa hadir  di hidup kami sehingga kami dimampukan melakukan perintah Yesus, Putera-Mu.

Janji: “Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya”  ---- Mazmur 18:7

Pujian: Iman para Rasul yang pantang menyerah serta semangat yang berkobar-kobar untuk menjadi saksi Kristus, membuat kita berani untuk diutus menjadi saksi Kristus  di tengah masyarakat.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.