MEMBERI DENGAN SUKA CITA
10 August 2021
Selasa, 10 Agustus 2021
St. Laurentius
2 Korintus 9:6-10
Mazmur 112:1-2, 5-9
Yohanes 12:24-26
“Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau terpaksa.” 2 Korintus 9:8
SUDAH SEPATUTNYA kita harus membantu orang-orang yang lemah, sebagaimana, lewat Paulus, Tuhan Yesus bersabda “Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima” (Kis 20:35). Namun dalam kenyataan hidup pada masa sekarang ini, orang cenderung mementingkan diri sendiri, egois, tidak peduli dengan orang-orang sekelilingnya yang menderita. Mereka-mereka ini adalah orang-orang yang hidup menurut cara-cara dunia dan suka menuruti keinginan dagingnya semata. Sebaliknya juga tidak sedikit orang yang digerakkan Roh Kudus untuk mau membantu, memberi dan melakukan Kasih kepada orangorang lemah dan menderita, sebagaimana Yesus menekankan perintah kasih yang kedua, yakni kepada sesama.
Masa pandemi yang sudah berjalan selama lebih dari satu tahun, telah menimbulkan krisis di seluruh aspek kehidupan di seluruh dunia termasuk negara kita. Tidak seikit yang terpapar oleh Covid ini. Dari mereka ada yang sembuh, ada yang meninggal. Juga banyak orang kehilangan penghasilan dan pekerjaan, kena PHK, karena perusahaan dan toko melakukan perampingan dan tidak sedikit juga yang tutup atau bangkrut.
Sungguh suatu masa yang tidak mudah untuk dihadapi dan dijalani bersama. Oleh karena itu diperlukan suatu kekuatan ilahi yang dapat membakar kemanusiaan setiap kita untuk bahumembahu, saling membantu sesama dalam menghadapi masa sulit seperti ini.
Hari ini Rasul Paulus mengetuk hati setiap kita, untuk berani memberi menurut kerelaan hatinya, tidak dengan sedih hati atau terpaksa. Yesus memuji orang yang memberi dari kekurangannya (Mrk 12:42-44).
Sudahkah Anda dan saya memberi dengan sukacita? (NL)
DOA: “Ya Bapa tanamkanlah kerelaan hati dan sukacita dalam memberi dan memiliki rasa solidaritas yang tinggi dalam saling membantu sesama yang lemah.”
JANJI: “Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan.” Mazmur 112:9
PUJIAN: Para sukarelawan, dokter dan tenaga medis yang berkorban memberi tenaga, waktu bahkan nyawa dalam menjalankan tugas membantu masyarakat yang terpapar covid 19. Ada juga para Donatur yang selalu mengulurkan tangan membantu masyarakat yang tertimpa musibah dan bencana yang selama ini datang silih berganti.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ