MEMPERSEMBAHKAN  SEMUANYA

28 May 2018

Senin, 28 Mei 2018

1 Petrus 1:3-9

Mazmur 111:1-25-6,9,10c

Markus 10:17-2

 

“Datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" --- Markus 10:17

 

PADA TAHAP Awal Baptis Dewasa, kepada calon Baptis diajukan pertanyaan:

1). Apakah yang Saudara minta dari Gereja Allah? – Dijawab: “Minta Iman!”

2). Apakah yang Saudara harapkan dari Iman? – Dijawab “Kami mengharapkan kehidupan kekal.”

Dalam bacaan Injil hari ini, harapan yang sama diajukan oleh seorang pemuda dari keluarga kaya: "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Dari kata-kata harapan yang serius itu nampak bahwa dia dididik oleh orangtua yang taat dan patuh akan Hukum Taurat, yakni  memegang teguh semua perintah Allah sejak muda (Mrk 10:20).  Untuk terwujudkan harapannya itu, ia hanya membutuhkan satu hal lagi yang ia harus melakukannya, menurut jawaban Yesus. Jawaban bukannya ‘Maybe’, ‘Bisa ya, Bisa Tidak’! Tetapi ia harus melakukannya, atau tidak akan pernah masuk ke dalam Kerajaan Allah. “Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku. Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya." (Mrk 10:21-22).

Sayang sejuta sayang, pemuda kaya tadi gagal menerima Kerajaan Allah. Ia begitu saleh taat atas seluruh ajaran dan perintah Agama,  kurang satu saja. Dan itu menjadi dosanya. Dosa karena ia tidak mau memberikan segala-galanya kepada Allah. “ Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: "Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah"(Mrk 10:23). Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. “Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"  (Mrk 10:26)

Hidup secara kristiani ialah hidup yang mempersembahkan segalanya kepada Allah – 100%,  bila hanya 99% - tak mungkin bisa masuk ke dalam Kerajaan Bapa. Maka yang menjadi dasar utama perintah Allah ialah  "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." (Luk 10:27). Yesus Kristus yang tersalib memberikan segalanya. Dan kita?

Doa: Yesus terima kasih sekali. Terima kasih berkenan menerima segalanya dariku.

Janji: Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,” --- 1 Petrus 1:3

Pujian: Dartoyo setelah selesai studi jenjang Strata 1 di Perguruan Tinggi, lalu masuk menanggapi “Promosi Panggilan”. Ia putuskan tinggalkan semua untuk masuk Seminari guna  menjadi imam Tuhan.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.