MENANTI DENGAN SUKACITA

29 November 2024

Wahyu 20:1-4.11-21:2

Mazmur 84:3.4.5.6a.8a

Lukas 21:29-33


"Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat," --- Lukas 21:30


SAYA MENANAM beberapa tanaman di depan rumah. Ketika melihat ada tunas baru yang keluar dari dalam tanah, saya merasa senang sekali. Saya suka melihat warna hijau mudanya. Dan membayangkan tunas muda ini akan menjadi tanaman yang besar. Saya seperti punya harapan tanaman ini menjadi indah. Seperti yang Yesus katakan ketika kamu melihat pohon ara kuncupnya mekar berarti musim panas sudah dekat. Suatu musim yang menggembirakan semua orang.Yesus memberi tanda adanya harapan.

Kehidupan di dunia ini tidak abadi. Langit akan berlalu tetapi perkataan Tuhan tidak akan berlalu. Kita berjaga-jaga untuk kedatangan-Nya kembali. Berjaga-jaga menurut KBBI berarti siap sedia, waspada, berhati-hati. Apa yang kita lakukan saat berjaga-jaga? Apakah kita menunggu, tidak melakukan apapun? Kita hendaknya aktif bergerak, cari maksud untuk mendapatkan jawabannya.

Artinya kita sebagai umat beriman, jangan hanya mengikuti misa yang sekali seminggu saja, kalau memungkinkan kita bisa juga mengikuti misa harian. Kita juga harus berusaha mendalami firman Tuhan. Bukan hanya mendalami tapi juga menjadikan firman Tuhan sebagai rhema dlm hidup kita. Apa maksud Tuhan pada ayat  perkataan-Ku tidak akan berlalu" Ini adalah janji Tuhan bahwa la akan mendampingi kita selalu sampai akhir zaman, Kita menanti bu kan dengan ketakutan atau kegelisahan tetapi dengan sukacita dan keyakinan dalam pengharapan. Karena kita yakin kita selalu berada dalam kuasa dan kasih Tuhan. Saat berjaga-jaga ini juga harus kita isi dengan kegiatan positif sehingga penantian yang kita jalani tidak terasa lama.

Firman Tuhan akan bertahan selamanya. Dan Alah berbicara kepada kita melalui Kitab Suci yang kita baca dan renungkan, ajaran gereja, katakata yang diucapkan oleh saudara-saudara kita, peristiwa yang terjadi di dunia ini.

Bagaimana kita dapat mengenali suara Tuhan di tengah suara-suara lain yang menarik perhatian kita terutama medsos yang begitu mempengaruhi hidup kita saat ini. Tingkatkan kecermatan hati dan iman untuk melihat tandatanda kedatangan Tuhan dalam hidup sehari-hari. Siapkan diri, perbarui hidup, ubah diri, dan lakukan pertobatan. Tiliklah hati apa kesalahan yang kita lakukan dan menyakiti hati Tuhan. Diperlukan kerendahan hati dan membuka hati terhadap semua kesalahan kita ini, Rasa sesal dan pertobatan ini membuat hati kita bebas, tenang dan siap menjalani hari-hari dengan sukacita.

Saat ini mungkin ada dari kita yang dalam keadaan tidak baik-baik saja. Jangan larut dalam masalah, tetapi fokus kepada Tuhan. Bahwa -ruhan senantiasa menyertai kita dan selalu siap untuk menolong kita. Tetap semangat, berjalan terusr dan bergerak terus.

Hendaklah kita siaga dengan karena Kerajaan Allah sudah dekat. Selalu tekun dan setia menjalankan Firman Tuhan yang tetap dan tak berlalu sampai kapanpun. Belajarlah memandang dengan mata iman. Mendengar dengan telinga pengharapan, Beri tanggapan pada orang lain dengan hidup penuh kasih. Kita tidak tahu kapan hari terakhir itu datang. (Lusia Suryati)


DOA: "Ya Tuhanku yang Setia, terima kasih Engkau selalu menjaga dan meme/ihara hidup kami. Kuatkanlah kami di saat kami menanti kedatangan-Mu kami menyikapinya dengan sukacita dan berpegang teguh pada janji-Mu yang tak pernah meninggalkan kami. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, Amin. "

JANJI: "Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung Iayang-layang sebuah sarang, tempat menaruh anak-anaknya, pada mezbah-mezbah-Mu, ya Tuhan semesta alam, ya Rajaku dan Allahku!” - Mazmur 84:4

PUJIAN: St Fransiskus Antonius. Orang kudus ini, yang lahir pada tahun 1681, dipanggil Johnny semasa kecilnya. la adalah putera seorang petani Italia. Ayahnya meninggal dunia sebelum usianya mencapai sepuluh tahun. Suami-kedua ibunya bersikap baik kepadanya. la mengirim anak itu agar mendapatkan pendidikan dari para Fransiskan. Ketika usianya limabelas tahun, Johnny minta agar diperkenankan bergabung dengan ordo Fransiskan. la menjadi Frater Fransiskus Antonius. la berhasil amat baik dalam seluruh pelajaran dan ditahbiskan menjadi seorang imam. P Fransiskus Antonius menjadi terkenal sebagai seorang guru dan pengkhotbah. Di kemudian hari, ia juga diangkat sebagai superior. la berusaha semaksimal mungkin menjadi pelayan kasih bagi segenap biarawan.

P Fransiskus Antonius secara istimewa menaruh perhatian pada para tahanan. Penjara-penjara di masa itü sungguh merupakan tempat yang mengerikan. Dengan segala daya upaya ia berusaha membantu para tahanan yang malang. Kasihnya mengalir bagi siapa saja yang membutuhkan. Dialah yang memulai kebiasaan mengumpulkan hadiah-hadiah di masa Natal untuk dibagikan kepada keluarga-keluarga miskin. Di Lucera, di kota di mana ia melewatkan hidupnya, orang biasa mengatakan, Mika engkau ingin melihat St Fransiskus dari Assisi, lihat saja P Fransiskus Antonius!" St Fransiskus Antonius memiliki devosi yang mendalam kepada Bunda Maria. la biasa menyampaikan penghormatan istimewa kepada Santa Perawan Maria dengan gelarnya Yang Dikandung Tanpa Dosa. Pada permulaan novena menyambut hari raya inilah ia wafat. Beberapa waktu sebelumnya, kala kesehatannya masih prima, ia mengatakan  bahwa ia akan segera meninggal dunia. la bahkan mengatakan kepada seorang rekan imam bahwa ia akan ikut bersamanya. Rekan imam yang baik ini dengan agak terperanjat menjawab, "Dengar, Pater, jika engkau hendak meninggalkan dunia ini, itü urusanmu, tetapi aku tidak akan tergesa-gesa!" Apakah jawab orang kudus kita? "Kita berdua harus melakukan perjalanan ini," katanya, "aku dulu dan engkau menyusul." Dan tepat inilah yang temadi. Rekan imam itü hidup hanya dua bulan setelah St Fransiskus Antonius pergi mendapatkan ganjaran abadinya. P Fransiskus Antonius wafat pada tahun 1742 dan dimaklumkan sebagai "beato” oleh Paus Pius XII pada tahun 1951 dan sebagai 'kanto” pada tahun 1986 oleh Paus Yohanes Paulus II,

Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.