MENGHARGAI ATAU MEREMEHKAN MISA HARIAN
29 January 2020
SATU PERJAMUAN
JANUARI 2020
Rabu, 29 Januari 2020
2 Samuel 7:4-17
Mazmur 89:4-5, 27-30
Markus 4:1-20
“Kepadamu telah diberitakan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan”--- Markus 4:11
SEPANJANG SEJARAH GEREJA Roh Kudus telah membimbing banyak sekali umat kristiani menjadi kudus, dengan menuntun mereka menghadiri Misa Kudus sesering mungkin atau malahan setiap hari. Tetapi bila umat yang tiap hari menyambut ekaristi suci tak nampak suci atau saleh, praktek menghadiri Misa harian akan mengendor, dan Gereja akan menjadi lemah. Sebaliknya bila Misa harian anda membuat anda semakin saleh dan suci, praktek menghadiri Misa harian akan tumbuh, dan Gereja menjadi semakin kuat. Tetapi, seandainya saja, anda tidak saleh atau suci, Misa harian yang tidak dianggap penting itu akan menyebabkan Gereja menjadi korban – korban budaya dosa, ‘budaya mati’.
Bila anda benar-benar mendengarkan Sabda Allah dalam Misa, jangan kaget kalau Misa-misa kudus anda yang anda rayakan membuat anda semakin saleh dan suci. Mohon camkan ini baik-baik, karena hal ini akan berbuah dalam panen yang besar (Mrk 4:20). Upama saja, bila Sabda Allah membara dalam hati kedua murid yang pulang ke Emmaus, mereka mengenali Kristus sewaktu Ia memecah-mecah roti (Luk 24: 30 dst). Demikianlah pula bagi kita, bisa saja kita akan mengenali Kristus dan menjadi suci sebagaimana Dia suci adanya, bila kita membiarkan Sabda Allah merasuk ke dalam hati kita. Yesus memperingatkan kita untuk berjaga diri agar jangan sampai sabda Allah itu dicekik atau dihimpit oleh “kekawatiran dunia dunia itu dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan akan hal-hal yang lain” (Mrk 4:19).
Mari kita menjaga indera kita dan melakukan matiraga dan menjaga diri kita dari macam-macam keinginan duniawi. Mari jangan sampai kita memberi teladan menjadi orang yang meremehkan Misa kudus, tetapi sebaliknya mari kita menjadi teladan menghargai dan menghormati akan pentingnya praktek Misa harian.
DOA: Bapa, semoga umat-Mu tiap hari menghadiri Misa suci dan menyambut Tubuh Putera-Mu Engkau jagai dari dosa-dosa rasisme, kemalasan dan dosa-dosa ketidak-murnian.
JANJ: “Keluarga dan Kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku” --- 2 Samuel 7:16
PUJIAN: Hardi datang duluan sebelum Misa pagi mulai. Sesudah menyambut, dia tidak segera pergi pulang, tetapi berdoa untuk keluarga dan sobat-sobat di kantor serta ujud lainnya.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ