MENGHASILKAN BUAH KERAJAAN YANG BAIK
08 October 2023
Minggu, 8 Oktober 2023
Yesaya 5:1-7
Mazmur 80:9.12.13-14.15-16.19-20
Filipi 4:6-9
Matius 21:33-43
“Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.” --- Matius 21:43
AYAT INI mengandung pesan yang sangat penting bagi kita sebagai orang percaya. Yesus menyatakan bahwa Kerajaan Allah tidak hanya untuk mereka yang mengklaim kepercayaan tanpa bukti nyata, tetapi untuk mereka yang menghasilkan buah kerajaan itu. Artinya, buah iman yang kita hasilkan dalam hidup kita haruslah mencerminkan kesetiaan dan ketaatan kita kepada Allah.
Yesus menunjukkan bahwa para pemimpin agama yang enggan menerima-Nya sebagai Mesias dan tidak memenuhi kehendak Allah, akan kehilangan kesempatan untuk memimpin umat-Nya. Sebaliknya, Kerajaan Allah akan diberikan kepada mereka yang percaya dan menunjukkan kesetiaan mereka dengan menghasilkan buah kerajaan itu.
Hal ini mengajarkan kita untuk selalu menghidupi iman kita dengan tindakan yang nyata, bukan hanya sekedar kata-kata belaka. Seperti pohon yang diukur dari buahnya, kita juga akan diukur dari buah iman yang kita hasilkan dalam hidup kita. Kita harus berusaha untuk menghasilkan buah-buah yang baik, seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri, seperti yang disebutkan dalam Galatia 5:22-23.
Dalam renungan ini, kita diajak untuk berintrospeksi dan mengevaluasi kembali hidup kita sebagai orang percaya. Apakah kita telah menunjukkan kesetiaan dan ketaatan kita kepada Allah dengan menghasilkan buah kerajaan itu? Mari bersama-sama bekerja keras untuk menghasilkan buah-buah yang baik dan memuliakan nama Allah dalam hidup kita. (Linda).
DOA: "Ya Tuhan, kami memohon agar Engkau memberikan kami keberanian dan tekad untuk hidup sesuai dengan kehendak-Mu dan menghasilkan buah kerajaan yang baik. Bimbinglah kami untuk selalu menunjukkan kesetiaan dan ketaatan kami kepada-Mu dengan tindakan yang nyata, sehingga kami dapat memuliakan nama-Mu dalam hidup kami. Kami juga berdoa agar Engkau memberikan kami kekuatan dan kebijaksanaan untuk terus memperjuangkan Kerajaan-Mu, dan menjadi saksi bagi orang lain tentang kasih dan kebesaran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin."
JANJI: "Ya Tuhan, Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.” - Mazmur 80:20
PUJIAN: Santa Helena adalah ibu dari Kaisar Konstantinus Agung. Helena pada awalnya hanyalah anak dari seorang penjaga penginapan. Ketika masih muda, ia bertemu dengan seorang jenderal Romawi dan mereka menikah. Anak dari perkawinan mereka bernama Konstantinus.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)