MENGIKUTI FIRMAN

29 March 2023

Rabu, 29 Maret 2023

Hari Biasa Pra-Paskah V

 

Daniel 3: 14-20, 24-25,28

MT Dan 3: 52-56

Yohanes 8:31-42

 

“Jikalau kamu tetap dalam Firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu”

Yoh 8:31-32

 

Iman kristiani tidak melarang kita bersahabat dengan siapa saja, termasuk dengan mereka yang kaya dan berkuasa. Namun, kita harus ingat bahwa mereka ini selain bisa memanjakan, juga punya kuasa untuk mengancam dan melaksanakan ancamannya. Inilah yang dialami oleh Sadrakh, Mesakh, dan Abednego para sahabat raja Nebukadnezar yang sangat berkuasa. Ketika raja menghendaki mereka menyembah patung yang dibuat raja dan mereka berani menolaknya, raja dengan emosi melaksanakan ancamannya. Tetapi kesetiaan mereka pada Tuhan menyelamatkan mereka, dan membuat raja bertobat serta percaya kepada Tuhan.


Kita perlu memeriksa hidup kita, apakah kita lebih mengutamakan bos yang sudah begitu baik menjamin hidup kita daripada Tuhan sendiri? Kerohanian kita nyata jika kita teguh mengutamakan Tuhan dan Kebenarannya: “kita harus lebih taat kepada Tuhan daripada manusia” (Kis. 5:29). Ini benar-benar tidak mudah, kerena dalam hidup sehari-hari kita lebih merasakan ketergantungan nyata kita kepada pekerjaan dan mereka yang memberi kita pekerjaan tersebut, entah itu bos kita atau pelanggan besar kita, atau sahabat yang selalu siap memberi kita berbagai fasilitas.

Kita memutuhkan lebih dari sekadar keberanian untuk lebih taat kepada Tuhan, dan itulah jaminan Tuhan Yesus: “Jikalau kamu tetap dalam firman- Ku, maka kamu benar-benar murid-Ku, dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (SW)

DOA            Ya Tuhan, aku ingin mengikuti firman-Mu dan setia menghayati- Nya dalam hidupku, karena aku tahu hal itu akan memerdekakan aku dan sesamaku. Amin.

JANJI “Jikalau kmu tetap dalam Firman Ku, kamu benar-benar adalah murid Ku.”-Yoh 8: 32.

PUJIAN Tiap agama besar memiliki Kitab sucinya. Isinya disebut Sabda atau Firman. Bagi kita umat kristiani, pertama-tama Firman itu adalah Yesus sendiri. Firman Allah menjadi Manusia, ya Yesus kristus oramg Nasaret. Apa yang diperbuat Yesus dan apa yang diajarkan-Nya dicatat dalam Injil. Tetap dalam Firman-Nya artinya hidup dalam Yesus Kristus. Ia Tuhan atau junjungan kita. Ia menanggung hidup kita. Dia yang kita sembah, bukan kedudukan kita, bukan uang dll. Hanya Yesus. Agar kita lebih mengenal-Nya kita membaca dan merenungkannya. Kita mengenal Dia dan mencintai Dia. Relasi dengan-Nya mendorong kita untuk melaksanakan perintah Kasih. Dengan begitu kita akan berada dalam Firman. Kita bisa berbagi pengalaman kita dengan sesama kita dalam menghayati hidup dalam Fiman dengan jatuh bangun kita. Kita lalu bisa saling meneguhkan dalam usaha hidup dalam Firman Tuhan.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.